Di tempat yang sama Wakil Ketua I DPRK Jayawijaya Yu8lius Hubi mengaku Noken mengakui jika melambangkan kehudupan dari masyarakat di wilayah ini, artinya semua sesuatu yang didapatkan harus diisi dulu didalamnya, oleh karena itu, perlu juga meningkatkan ketrampilan untuk menganyam noken ini mulai dari mama-mama maupun remaja putri yang ada di wilayah ini dan lainnya.
“Budaya merajut noken ini tidak hilang dan terus dilestarikan, baik itu yang menggunakan bahan asli atau yang bisa dikembangkan dengan benang, seperti saat ini anyaman noken pelangi yang dihasilkan mama -mama dari wilayah walak untuk membawa satu perubahan.” tutupnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Di tempat yang sama Wakil Ketua I DPRK Jayawijaya Yu8lius Hubi mengaku Noken mengakui jika melambangkan kehudupan dari masyarakat di wilayah ini, artinya semua sesuatu yang didapatkan harus diisi dulu didalamnya, oleh karena itu, perlu juga meningkatkan ketrampilan untuk menganyam noken ini mulai dari mama-mama maupun remaja putri yang ada di wilayah ini dan lainnya.
“Budaya merajut noken ini tidak hilang dan terus dilestarikan, baik itu yang menggunakan bahan asli atau yang bisa dikembangkan dengan benang, seperti saat ini anyaman noken pelangi yang dihasilkan mama -mama dari wilayah walak untuk membawa satu perubahan.” tutupnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q