Sunday, February 22, 2026
30.5 C
Jayapura

Longsor di Tagime, Akses ke Distrik Kelila, Bokondini dan Kota Wamena Terputus

WAMENA – Tingginya curah hujan beberapa minggu terakhir di wilayah Kabupaten Jayawijaya mulai berdampak pada bencana longsor, kali ini wilayah yang menjadi Korban adalah Distrik Tagime, yang mengakibatkan akses jalan ke Kota Wamena tertutup sementara karena tertimbun material lumpur tanah.

Plt Kepala BPBD, Damkar dan Satpol PP Romadhon menyatakan Longsor menutup jalan provinsi yang menghubungkan Distrik Bokondini, Kelila, hingga Wamena pada Minggu malam (15/2) sekira pukul 23.00 WIT. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Onggoballo, Distrik Tagime, Kabupaten Jayawijaya.

Menurutnya, longsor tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan rumah warga, namun material longsor hanya menutupi badan jalan di kawasan pertigaan Pasar Tagime sehingga akses transportasi terganggu.

Baca Juga :  Pembangunan Akses Jalan ke Dusun Kwewi Tak Bisa Diakomodir Tahun ini

“Untuk sementara langkah penanganan yang dilakukan adalah pembersihan jalan agar bisa dilalui masyarakat. Sampai saat ini belum ada petunjuk lebih lanjut, kami fokus membuka akses dulu,” ujar Romadhon setelah meninjau lokasi.

Selain longsor utama di Onggoballo, terdapat dua titik kecil di atas kampung tersebut. Di jalur trans menuju Tolikara, longsor juga terjadi di Kampung Tagime, sekitar 50 meter dari Puskesmas setempat. Halaman puskesmas sempat tertutup lumpur, namun sudah dibersihkan oleh masyarakat.

“Untuk Lumpur di Puskesmas sudah dibersihkan oleh masyarakat agar bisa kembali beroperasi, sementara jalan, ini belum sepenuhnya dibersihkan, namun sudah bisa dilalui dengan kendaraan,” jelasnya.

Romadhon melihat bencana longsor ini disebabkan karena intensitas hujan yang sangat lebat, Kondisi diperparah dengan berkurangnya vegetasi atau penyerapan air di lereng bukit akibat penebangan pohon dan pembakaran lahan.

Baca Juga :  RSUD Wamena Kewalahan Layani Rapid Test dan Swab

WAMENA – Tingginya curah hujan beberapa minggu terakhir di wilayah Kabupaten Jayawijaya mulai berdampak pada bencana longsor, kali ini wilayah yang menjadi Korban adalah Distrik Tagime, yang mengakibatkan akses jalan ke Kota Wamena tertutup sementara karena tertimbun material lumpur tanah.

Plt Kepala BPBD, Damkar dan Satpol PP Romadhon menyatakan Longsor menutup jalan provinsi yang menghubungkan Distrik Bokondini, Kelila, hingga Wamena pada Minggu malam (15/2) sekira pukul 23.00 WIT. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Onggoballo, Distrik Tagime, Kabupaten Jayawijaya.

Menurutnya, longsor tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan rumah warga, namun material longsor hanya menutupi badan jalan di kawasan pertigaan Pasar Tagime sehingga akses transportasi terganggu.

Baca Juga :  Untuk Cegah Korban Jalur Transportasi Sungai, Jalan Strategis Dibangun

“Untuk sementara langkah penanganan yang dilakukan adalah pembersihan jalan agar bisa dilalui masyarakat. Sampai saat ini belum ada petunjuk lebih lanjut, kami fokus membuka akses dulu,” ujar Romadhon setelah meninjau lokasi.

Selain longsor utama di Onggoballo, terdapat dua titik kecil di atas kampung tersebut. Di jalur trans menuju Tolikara, longsor juga terjadi di Kampung Tagime, sekitar 50 meter dari Puskesmas setempat. Halaman puskesmas sempat tertutup lumpur, namun sudah dibersihkan oleh masyarakat.

“Untuk Lumpur di Puskesmas sudah dibersihkan oleh masyarakat agar bisa kembali beroperasi, sementara jalan, ini belum sepenuhnya dibersihkan, namun sudah bisa dilalui dengan kendaraan,” jelasnya.

Romadhon melihat bencana longsor ini disebabkan karena intensitas hujan yang sangat lebat, Kondisi diperparah dengan berkurangnya vegetasi atau penyerapan air di lereng bukit akibat penebangan pohon dan pembakaran lahan.

Baca Juga :  Anggaran Terbatas, Jalan Pendidikan Belum Dituntaskan Tahun Ini 

Berita Terbaru

Artikel Lainnya