WAMENAโAktivitas warga di Kota Wamena yang setiap malam berkumpul di Tugu Salib (Wio Silimo) untuk pesta Miras, akhirnya dibubarkan oleh anggota Polres Jayawijaya, Sabtu, (15/10), malam.
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP. FD Tamaila menyatakan, dijadikan tempat mengkonsumsi Miras dan perkelahian, mereka juga menggunakan jalanan umum untuk melakukan aksi fristyle yang tentunya menggangu aktivitas kendaraan yang lain.
โKami mengimbau masyarakat yang masih beraktivitas di Tugu Salib di atas jam 11 malam agar pulang ke rumah masing-masing,โungkapnya Sabtu (15/10).
Kabag Ops juga mengaku, saat dilakukan pembubaran, terdapat aksi perlawan dari sekelompok masyarakat yang dipengaruhi Miras dengan melakukan pelemparan terhadap anggota Polres Jayawijaya yang sedang memberikan imbauan.
โMemang sempat terjadi aksi pelemparan oleh sekelompok masyarakat yang dipengaruhi Miras, namun situasi berhasil kami kendalikan, ada lima oknum masyarakat yang kami bawa untuk diamankan karena diduga sebagai provokator dan mereka dalam kondisi mabuk,โtegas Kabag Ops Polres Jayawijaya.
Ia juga menyatakan, aktivitas masyarakat di sekitaran Tugu Salib kerap membuat kegaduhan sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat yang tinggal di sekitaran Tugu Salib maupun pengguna jalan lainnya, di sisi lain, lokasi tersebut juga berdekatan dengan pusat pemerintahan Kabupaten Jayawijaya, sehingga harus ditertibkan.
โBerdasarkan adanya laporan tersebut, kami lakukan penertiban di areal Tugu Salib, ini merupakan fasilitas umum bagi masyarakat, namun sering disalahgunakan untuk tempat pesta Miras dan memutar musik hingga tengah malam sehingga mengganggu masyarakat sekitarnya,โungkapnya.(jo/tho)