24.7 C
Jayapura
Sunday, September 24, 2023

Jadikan Nabire Sebagai kota Lumbung Pangan

Pemprov Papua Tengah Dukung Program P3-TGAI

NABIRE– Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan dukungannya terhadap pencapaian yang dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua melalui Program Perceparan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dengan membangun Saluran irigasi di Biha dan Kalibumi Nabire, Papua Tengah.

Yan Ukago ST.MT, Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua Tengah usai mengikuti acara serah terima hasil pekerjaan program P3-TGAI daerah irigasi Kalibumi dan Biha Kabupaten Nabire tahun anggaran 2023 di Ballroom Hotel Mahavira Nabire, Kamis (14/9) mengatakan, Pemerintah provinsi Papua Tengah mendukung pencapaian BWS yang membantu para petani dengan membangun saluran irigasi.

” Soal pemberian bantuan dari Pusat melalui BWS di Nabire ini, Ibu Gubernur juga dukung untuk ketahanan pangan,” kata Ukago.

Baca Juga :  20 BTS yang Tersebar di Distrik dan Kampung Sudah Diaktifkan

Daerah untuk produksi pertanian akan semakin terbatas karena dengan adanya perkembangan zaman yang lebih modern dan atas nama pembangunan, banyak lahan pertanian yang akan alih fungsi jadi Lahan pemukiman.

” Untuk pertahankan daerah dengan penghasil lumbung pangan (lahan pertanian) kami akan mengaturnya dalam RT RW Provinsi Papua Tengah dalam karena saat ini dalam tahapan penyusunan RT RW, ” Jelas Ukago.

Lanjut Ukago, Pemerintah Provinsi Papua tengah sesuai arahan Jokowi, berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi, menjamin ketercukupan pangan di Nabire dan sekaligus memberikan kontribusi bagi kecukupan pangan dunia.

” Ketahanan pangan itu jauh lebih penting maka dalam RT RW yang kami sedang susun kami tidak akan ubah lahan pertanian jdi lahan pemukiman. Ini juga kebijakan yang diamanatkan Pj.Gubernur Papya Tengah untuk mengikut arahan Presiden untuk ketahanan pangan di Indonesia,” Tutur Ukago.

Baca Juga :  Tak Ada Penyambutan DOB di Wilayah Lapago

Kepala Balai Wilayah Sungai Papua, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Nimbrot Rumaropen ST.M menambahkan, Program ini adalah program padat karya yang dilakukan setiap tahun dengan tujuan meningkatkan Ketahanan pangan dengan menyuntik pendapatan ekonomi rakyat.

” Kami menyediakan Dana dan dalam pekerjaannya kami dibantu oleh konsultan manajemen, kelompok tani dan masyarakat dalam sukseskan pembangunan saluran irigasi. Disana Kelompok tani dan masyarakat diajarkan soal teknis penanganan dan pelaporannya dalam menangani irigasi bertahan lama,” ucapnya.

Ia juga berharap, Pemerintahan Pusat yang baru dapat melanjutkan program yang dirintis oleh Susilo Bambang Yudoyono (SBY) dan Joko Widodo agar ketahanan Pangan di Indonesia tetap aman. (tft)

Pemprov Papua Tengah Dukung Program P3-TGAI

NABIRE– Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan dukungannya terhadap pencapaian yang dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua melalui Program Perceparan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dengan membangun Saluran irigasi di Biha dan Kalibumi Nabire, Papua Tengah.

Yan Ukago ST.MT, Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua Tengah usai mengikuti acara serah terima hasil pekerjaan program P3-TGAI daerah irigasi Kalibumi dan Biha Kabupaten Nabire tahun anggaran 2023 di Ballroom Hotel Mahavira Nabire, Kamis (14/9) mengatakan, Pemerintah provinsi Papua Tengah mendukung pencapaian BWS yang membantu para petani dengan membangun saluran irigasi.

” Soal pemberian bantuan dari Pusat melalui BWS di Nabire ini, Ibu Gubernur juga dukung untuk ketahanan pangan,” kata Ukago.

Baca Juga :  Perintahkan Alternatif Penyaluran Bantuan

Daerah untuk produksi pertanian akan semakin terbatas karena dengan adanya perkembangan zaman yang lebih modern dan atas nama pembangunan, banyak lahan pertanian yang akan alih fungsi jadi Lahan pemukiman.

” Untuk pertahankan daerah dengan penghasil lumbung pangan (lahan pertanian) kami akan mengaturnya dalam RT RW Provinsi Papua Tengah dalam karena saat ini dalam tahapan penyusunan RT RW, ” Jelas Ukago.

Lanjut Ukago, Pemerintah Provinsi Papua tengah sesuai arahan Jokowi, berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi, menjamin ketercukupan pangan di Nabire dan sekaligus memberikan kontribusi bagi kecukupan pangan dunia.

” Ketahanan pangan itu jauh lebih penting maka dalam RT RW yang kami sedang susun kami tidak akan ubah lahan pertanian jdi lahan pemukiman. Ini juga kebijakan yang diamanatkan Pj.Gubernur Papya Tengah untuk mengikut arahan Presiden untuk ketahanan pangan di Indonesia,” Tutur Ukago.

Baca Juga :  Covid Terus Meningkat, Aparat Ingatkan Warga Taati Prokes

Kepala Balai Wilayah Sungai Papua, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Nimbrot Rumaropen ST.M menambahkan, Program ini adalah program padat karya yang dilakukan setiap tahun dengan tujuan meningkatkan Ketahanan pangan dengan menyuntik pendapatan ekonomi rakyat.

” Kami menyediakan Dana dan dalam pekerjaannya kami dibantu oleh konsultan manajemen, kelompok tani dan masyarakat dalam sukseskan pembangunan saluran irigasi. Disana Kelompok tani dan masyarakat diajarkan soal teknis penanganan dan pelaporannya dalam menangani irigasi bertahan lama,” ucapnya.

Ia juga berharap, Pemerintahan Pusat yang baru dapat melanjutkan program yang dirintis oleh Susilo Bambang Yudoyono (SBY) dan Joko Widodo agar ketahanan Pangan di Indonesia tetap aman. (tft)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya