Thursday, March 12, 2026
27.5 C
Jayapura

Kepsek Diharap Mampu Menyusun Perencanaan Penganggaran dengan Baik

JAYAPURA–Sebanyak 40 kepala sekolah dan operator sekolah mulai dari  tingkat SD hingga SMA/SMK di Kabupaten Mamberamo Raya, mengikuti pelatihan Arkas dan pelatihan Dapodik Tahun 2023.

Kadis Pendidikan Mamberamo Raya, Agus Peye Nirahuwa berharap, dengan kegiatan yang digelar tersebut, para kepala sekolah dan guru bisa menyusun suatu perencanaan penganggaran di sekolah.

“Sehingga visi misi dari pada bupati yang diterjemahkan kepada visi misi sekolah bisa tercapai dengan baik,” ucap Agus kepada wartawan, usai kegiatan yang digelar di Kota Jayapura, Senin (10/7).

Menurutnya, jika tidak ada perencanaan maka tentu tidak tahu mau membawa capaian kemana.“Dengan kegiatan melalui Aplikasi Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (Arkas), sekolah yang ada di Mamberamo Raya jauh lebih maju dalam perencanaan dan pelaporan dari manual menjadi digital,”ujarnya.

Baca Juga :  Beri Waktu Sebulan Bagi DPRP Papeg Selesaikan Status Kantor yang Digunakan

Agus tak memungkiri bahwa tidak semua daerah di Mamberamo Raya sudah digital atau memiliki jaringan internet. Namun, ada beberapa daerah bisa digunakan misalnya di Kasonaweja dan Burmeso.

“Toh penyusunannya tidak setiap hari, dia biasanya di pertengahan tahun atau awal tahun. Sehingga ada waktu, seperti saat ini waktu libur bisa digunakan untuk menyusun anggarannnya,” kata Agus.

Pihaknya berharap, dengan metode seperti ini. Teman teman di sekolah bisa melangkah maju dengan mengikuti perkembangan digitalisasi yang ada saat ini.

“Tujuan kita adalah mencerdasakan anak anak Mamberamo Raya, saya juga sarankan pada  penyusanan Arkas, membaca dan menghitung menjadi perencaan dalam kegiatan untuk menghasilkan anak anak yang jauh lebih baik,” ucapnya.

Baca Juga :  Tak Diizinkan Berangkat Apabila Identitas di Tiket dan KTP Penumpang Berbeda

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Mamberamo Raya, Setparia Ribo mengaku, pelatihan Arkas dan pelatihan Dapodik merupakan pelatihan perdana yang diberikan kepada para guru yang ada di Mamberamo Raya.

“Kami dari Kabupaten Mamberamo Raya terutama guru guru, berharap dinas pendidikan dan Pemkab setempat bisa membekap kami, agar kedepannya semua guru bisa mengikuti kegiatan Arkas,”pungkasnya. (fia/tho)

JAYAPURA–Sebanyak 40 kepala sekolah dan operator sekolah mulai dari  tingkat SD hingga SMA/SMK di Kabupaten Mamberamo Raya, mengikuti pelatihan Arkas dan pelatihan Dapodik Tahun 2023.

Kadis Pendidikan Mamberamo Raya, Agus Peye Nirahuwa berharap, dengan kegiatan yang digelar tersebut, para kepala sekolah dan guru bisa menyusun suatu perencanaan penganggaran di sekolah.

“Sehingga visi misi dari pada bupati yang diterjemahkan kepada visi misi sekolah bisa tercapai dengan baik,” ucap Agus kepada wartawan, usai kegiatan yang digelar di Kota Jayapura, Senin (10/7).

Menurutnya, jika tidak ada perencanaan maka tentu tidak tahu mau membawa capaian kemana.“Dengan kegiatan melalui Aplikasi Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (Arkas), sekolah yang ada di Mamberamo Raya jauh lebih maju dalam perencanaan dan pelaporan dari manual menjadi digital,”ujarnya.

Baca Juga :  FMIPA Uncen Tingkatkan Kemampuan Literasi Anak Kampung Melalui Rumah Baca Ayapo

Agus tak memungkiri bahwa tidak semua daerah di Mamberamo Raya sudah digital atau memiliki jaringan internet. Namun, ada beberapa daerah bisa digunakan misalnya di Kasonaweja dan Burmeso.

“Toh penyusunannya tidak setiap hari, dia biasanya di pertengahan tahun atau awal tahun. Sehingga ada waktu, seperti saat ini waktu libur bisa digunakan untuk menyusun anggarannnya,” kata Agus.

Pihaknya berharap, dengan metode seperti ini. Teman teman di sekolah bisa melangkah maju dengan mengikuti perkembangan digitalisasi yang ada saat ini.

“Tujuan kita adalah mencerdasakan anak anak Mamberamo Raya, saya juga sarankan pada  penyusanan Arkas, membaca dan menghitung menjadi perencaan dalam kegiatan untuk menghasilkan anak anak yang jauh lebih baik,” ucapnya.

Baca Juga :  Ada Kompensasi untuk Warga yang Terdampak Konflik

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Mamberamo Raya, Setparia Ribo mengaku, pelatihan Arkas dan pelatihan Dapodik merupakan pelatihan perdana yang diberikan kepada para guru yang ada di Mamberamo Raya.

“Kami dari Kabupaten Mamberamo Raya terutama guru guru, berharap dinas pendidikan dan Pemkab setempat bisa membekap kami, agar kedepannya semua guru bisa mengikuti kegiatan Arkas,”pungkasnya. (fia/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya