WAMENA – Adanya video yang beredar di luas di medsos yang memperlihatkan proses administrasi standar pelayanan di Puskesmas Wamena kota, mulai mendapat tanggapan serius dari pemerintah.
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP turun langsung melakukan sidak di RSUD Wamena dan menyatakan apa yang disampaikan dalam medsos itu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Namun sangat disayangkan karena dalam penyampaian keluh kesah itak perlu dengan kata -kata yang kasar (makian) kepada pemerintah.
“Kami terimakasih kritikan yang disampaikan lewat video berdurasi 3 menit tersebut bisa menata kita kedepan ketika memang kalau ada pelanggaran SOP dalam melakukan pelayanan kesehatan kami pemerintah akan melakukan penataan,”ungkapnya Rabu (8/4).
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku jika dirinya sudah turun dan mulai melakukan pengecekan sendiri pelayanan kesehatan di Puskesmas Wamena Kota dan sehingga pendaftaran yang dilakukan ini bukan karena urusan administrasi yang berbelit -belit, namun petugas kesehatan disni lebih mementingkan pasien gawat darurat yang ditangani lebih dulu.
“Kami akui memang dari Puskesmas Wamena kota mewajibkan setiap pasien yang datang untuk antri, namun kalau ada pasien dalam keadaan darurat yang datang dan perlu penanganan serius mereka pasti akan mendahulukan,”kata Ronny Elepore.
WAMENA – Adanya video yang beredar di luas di medsos yang memperlihatkan proses administrasi standar pelayanan di Puskesmas Wamena kota, mulai mendapat tanggapan serius dari pemerintah.
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP turun langsung melakukan sidak di RSUD Wamena dan menyatakan apa yang disampaikan dalam medsos itu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Namun sangat disayangkan karena dalam penyampaian keluh kesah itak perlu dengan kata -kata yang kasar (makian) kepada pemerintah.
“Kami terimakasih kritikan yang disampaikan lewat video berdurasi 3 menit tersebut bisa menata kita kedepan ketika memang kalau ada pelanggaran SOP dalam melakukan pelayanan kesehatan kami pemerintah akan melakukan penataan,”ungkapnya Rabu (8/4).
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku jika dirinya sudah turun dan mulai melakukan pengecekan sendiri pelayanan kesehatan di Puskesmas Wamena Kota dan sehingga pendaftaran yang dilakukan ini bukan karena urusan administrasi yang berbelit -belit, namun petugas kesehatan disni lebih mementingkan pasien gawat darurat yang ditangani lebih dulu.
“Kami akui memang dari Puskesmas Wamena kota mewajibkan setiap pasien yang datang untuk antri, namun kalau ada pasien dalam keadaan darurat yang datang dan perlu penanganan serius mereka pasti akan mendahulukan,”kata Ronny Elepore.