Kata Michael, kedepannya apabila yang ditakutkan tidak seperti yang di khawatirkan kemungkinan bisa mendambah armada pernerbangan cargo lagi 3 sampai 4 pesawat bisa di operasikan, sehingga pengoperasian dua pesawat ini sambil melihat perkembangan kedepannya.
“Dua pesawat cargo jenis Boeing ini hanya melayani Wamena, dan Dekai Yahukimo sedangkan untuk oksibil Pegunungan bintang itu menggunakan pesawat ATR, artinya kita lakukan pengoperasian pesawat sesuai dengan biaya operasional,” katanya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kata Michael, kedepannya apabila yang ditakutkan tidak seperti yang di khawatirkan kemungkinan bisa mendambah armada pernerbangan cargo lagi 3 sampai 4 pesawat bisa di operasikan, sehingga pengoperasian dua pesawat ini sambil melihat perkembangan kedepannya.
“Dua pesawat cargo jenis Boeing ini hanya melayani Wamena, dan Dekai Yahukimo sedangkan untuk oksibil Pegunungan bintang itu menggunakan pesawat ATR, artinya kita lakukan pengoperasian pesawat sesuai dengan biaya operasional,” katanya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q