Wagub Papua Tengah: Wartawan Pahlawan yang Berbicara untuk Masyarakat
NABIRE – Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh insan pers dalam rangka peringatan Hari Pers, yang diperingati setiap 9 Februari.
Ia menegaskan bahwa wartawan memiliki peran penting sebagai penyampai kebenaran dan suara masyarakat. Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley menyebut wartawan sebagai pahlawan yang bekerja tanpa pamrih demi menghadirkan informasi bagi publik, khususnya di wilayah Papua Tengah.
“Wartawan itu adalah pahlawan yang berbicara untuk masyarakat. Ketika suatu daerah gelap karena tidak ada informasi, kehadiran wartawan membawa terang,” ujar Deinas Geley kepada media via seluler, Senin, (9/2).
Menurutnya, peran jurnalis sangat menentukan dalam menyampaikan berbagai peristiwa dan kondisi daerah, mulai dari tingkat kabupaten, distrik hingga kampung-kampung terpencil. Tanpa pemberitaan, masyarakat tidak dapat mengetahui perkembangan yang terjadi di sekitarnya.
“Kalau wartawan tidak membuat berita, bagaimana kita bisa tahu kondisi kabupaten, distrik, bahkan kampung? Informasi tidak akan sampai kepada masyarakat,” katanya.
Wagub Papua Tengah: Wartawan Pahlawan yang Berbicara untuk Masyarakat
NABIRE – Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh insan pers dalam rangka peringatan Hari Pers, yang diperingati setiap 9 Februari.
Ia menegaskan bahwa wartawan memiliki peran penting sebagai penyampai kebenaran dan suara masyarakat. Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley menyebut wartawan sebagai pahlawan yang bekerja tanpa pamrih demi menghadirkan informasi bagi publik, khususnya di wilayah Papua Tengah.
“Wartawan itu adalah pahlawan yang berbicara untuk masyarakat. Ketika suatu daerah gelap karena tidak ada informasi, kehadiran wartawan membawa terang,” ujar Deinas Geley kepada media via seluler, Senin, (9/2).
Menurutnya, peran jurnalis sangat menentukan dalam menyampaikan berbagai peristiwa dan kondisi daerah, mulai dari tingkat kabupaten, distrik hingga kampung-kampung terpencil. Tanpa pemberitaan, masyarakat tidak dapat mengetahui perkembangan yang terjadi di sekitarnya.
“Kalau wartawan tidak membuat berita, bagaimana kita bisa tahu kondisi kabupaten, distrik, bahkan kampung? Informasi tidak akan sampai kepada masyarakat,” katanya.