WAMENA – Pemkab Jayawijaya,melaunching masuknya jaringan listrik yang di bangun oleh Masyarakat Kampung Pugima, Distrik Walelagama, yang menggunakan dana desa sebesar Rp232 Juta tahun anggaran 2022, namun listrik baru bisa tersambung ditahun ini halaman kantor Kampung Pugima.
Kepala Dinas Perhubungan Yudha Dafarius. Daby,S.Sos mengatakan pemerintah turut menyampaikan terima kasih dan apreasiasi kepada kepala Kampung beserta aparatnya yang telah manfaatkan dana kampung dengan baik untuk perluasan sarana prasarana (Sarpras) Masyarakat, dalam penyedian listrik di kampung Pugima.
“Semoga kita harapkan dengan kehadiran listrik di kampung ini memberi manfaat dan membantu masyarakat dalam kehidupan sehari-hari sebab kebutuhan akan listrik ini sudah sangat melekat pada kehidupan masyarakat,”ungkapnya Kamis (5/10) kemarin
kata Dabby, Kemajuan teknologi saat ini, menjadikan listrik sebagai salah satu kebutuhan primier atau utama manusia yang di gunakan untuk menunjang proses kehidupan dan juga dalam mendukung berbagai kegiatan baik di rumah maupun untuk pelanyanan publik pada umumnya maupun di bidang usaha.
Yudha Dabi berpesan kepada seluruh masyarakat Pugima agar dapat memanfatkan sumber daya listrik dengan baik, sesuai kebutuhan.
Menurutnya dengan kehadiran listrik juga, yang secara tidak langgsung dapat membantu meningkatkan taraf ekonomi bagi masyarakat maupun untuk pemerintah kampung setempat. Ia juga mengharapkan seluruh masyarakat Pugima dan sekitarnya, untuk senantiasa mendukung program-program pemrintah daerah di segala bidang.
Sementara itu kepala pelaksana tugas harian (PLh) Kepala Kampung Pugima Delly Itlay, mengatakan pembangunan jaringan penerangan listrik di lakukan sejak 2022 kemudian penerangan masuk mulai 2023.
“Untuk pembangunan jaringan listrik dari awal hingga akhir kita telah habiskan anggaran Rp232 juta, dana itu digunakan untuk beli limit,saklar, kabel dan kebutuhan kelistrikan lainya” jelas Delly
Delly juga menjelaskan dari 60 kepala keluarga yang ada semuanya sudah terpasang jaringan penerangan listrik dan sisa 6 rumah saja yang masih belum. dengan hadirnya jaringan penerangan listrik ini anak-anak sekolah bisa belajar dan juga untuk kebutuhan dalam rumah tangga.
“Kami berterima kasih dan mengapresiasi kepada pemerintah daerah yang mana telah sudah merekomendasikan untuk jaringan listrik dari Distrik Walelagama ke Kampung ini sehingga masyarakat pugima sudah bisa menikmati lampu setelah penantian yang panjang atau puluhan tahun.”tutupnya (jo)