Monday, January 5, 2026
27.9 C
Jayapura

Jalan Kaki Sepanjang 5 KM, PJ Bupati Kumpulkan Aspirasi Warga

WAMENA – Guna mendengar aspirasi masyarakat, PJ Bupati Jayawijaya, Thony Mayor  melalukan perjalanan dengan cara jalan kaki sejauh 5 Km ke Kampung Holasili Distrik Silokarno Doga, Kabupaten Jayawijaya.

Ini sekaligus melihat medan perjalanan yang sering kali dilalui masyarakat disana untuk sampai ke Kota Wamena. Thony   menjelaskan kunkernya ke Distrik Silo Sukarno Doga dilewati 5 Km  dengan kondisi berlumpur dan rawa.

Meski demikian ia menikmati semua mengingat dirinya pernah bertugas sebagai guru di wilayah terpencil  sehingga tahu situasi yang dirasakan masyarakat. Dan saat menjabat bupati, dirinya ingin mendengarkan langsung aspirasi masyarakat di kampung.

“Semua aspirasi yang disampaikan, saya tidak mau berjanji karena saya penjabat tetapi saya masih sekretaris daerah untuk empat tahun ke depan, kalau tidak dipecat. Apa yang disampaikan ini kami juga akan berusaha untuk programkan ke depan,” ungkapnya Rabu (31/7).

Baca Juga :  Gubernur: Kehadiran Sriwijaya Air Buka Konektivitas Papua Pegunungan

Disini masyarakat menyampaikan beberapa aspirasi mulai dari irigasi Kali Baliem maupun jalan raya untuk kendaraan. Irigasi penting sebab perkampungan terletak di pinggiran kali dan selalu terdampak banjir akibat air meluap setiap kali musim hujan.

“Selama ini jalan yang ada sulit dilalui kendaraan. Akibatnya, untuk menjangkau jalan raya utama, masyarakat mesti berjalan kaki sekitar 10 kilometer lebih dulu,”  beber Thony.

Lalu terkait irigasi, kata Thony Mayor pihaknya telah melakukan kajian terkait luapan Kali Baliem dan persoalan itu tetap menjadi perhatian pemerintah. Namun akan dilakukan secara bertahap berdasarkan anggaran yang tersedia di pemerintah  mengingat tidak bisa aspirasi tersebut langsung dijawab.

Baca Juga :  Ratusan Warga Tolikara Datangi Kantor Bulog Wamena

“Apa yang disampaikan itu saya akan sampaikan lagi kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan tetapi saya juga akan merencanakan ini ke depan sebab dalam pembahasan anggaran (di Pemkab Jayawijaya) saya ikut berperan di dalamnya,” katanya.

“Dahulu Silo Sukaro Doga tidak ada apa-apa  tapi perlahan sudah ada jalan maupun listrik. Persoalan listrik yang belum menjangkau sejumlah permukiman di Silo Sukarno Doga menjadi perhatian sebab kemarin saya juga melakukan tandatangan untuk pengusulan lampu tenaga surya. Semoga  ini bisa menjawab terutama untuk wilayah pinggir- pinggir jalan,” tutupnya. (jo/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

WAMENA – Guna mendengar aspirasi masyarakat, PJ Bupati Jayawijaya, Thony Mayor  melalukan perjalanan dengan cara jalan kaki sejauh 5 Km ke Kampung Holasili Distrik Silokarno Doga, Kabupaten Jayawijaya.

Ini sekaligus melihat medan perjalanan yang sering kali dilalui masyarakat disana untuk sampai ke Kota Wamena. Thony   menjelaskan kunkernya ke Distrik Silo Sukarno Doga dilewati 5 Km  dengan kondisi berlumpur dan rawa.

Meski demikian ia menikmati semua mengingat dirinya pernah bertugas sebagai guru di wilayah terpencil  sehingga tahu situasi yang dirasakan masyarakat. Dan saat menjabat bupati, dirinya ingin mendengarkan langsung aspirasi masyarakat di kampung.

“Semua aspirasi yang disampaikan, saya tidak mau berjanji karena saya penjabat tetapi saya masih sekretaris daerah untuk empat tahun ke depan, kalau tidak dipecat. Apa yang disampaikan ini kami juga akan berusaha untuk programkan ke depan,” ungkapnya Rabu (31/7).

Baca Juga :  SMA Negeri 1 Wamena Terapkan Protokol Kesehatan di PPDB

Disini masyarakat menyampaikan beberapa aspirasi mulai dari irigasi Kali Baliem maupun jalan raya untuk kendaraan. Irigasi penting sebab perkampungan terletak di pinggiran kali dan selalu terdampak banjir akibat air meluap setiap kali musim hujan.

“Selama ini jalan yang ada sulit dilalui kendaraan. Akibatnya, untuk menjangkau jalan raya utama, masyarakat mesti berjalan kaki sekitar 10 kilometer lebih dulu,”  beber Thony.

Lalu terkait irigasi, kata Thony Mayor pihaknya telah melakukan kajian terkait luapan Kali Baliem dan persoalan itu tetap menjadi perhatian pemerintah. Namun akan dilakukan secara bertahap berdasarkan anggaran yang tersedia di pemerintah  mengingat tidak bisa aspirasi tersebut langsung dijawab.

Baca Juga :  Bupati Merauke : Kami Akan Berjuang Wujudkan Harapan Masyarakat

“Apa yang disampaikan itu saya akan sampaikan lagi kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan tetapi saya juga akan merencanakan ini ke depan sebab dalam pembahasan anggaran (di Pemkab Jayawijaya) saya ikut berperan di dalamnya,” katanya.

“Dahulu Silo Sukaro Doga tidak ada apa-apa  tapi perlahan sudah ada jalan maupun listrik. Persoalan listrik yang belum menjangkau sejumlah permukiman di Silo Sukarno Doga menjadi perhatian sebab kemarin saya juga melakukan tandatangan untuk pengusulan lampu tenaga surya. Semoga  ini bisa menjawab terutama untuk wilayah pinggir- pinggir jalan,” tutupnya. (jo/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya