MERAUKE- Persatuan Guru-Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Merauke menggelar apel perdana di tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Senin (26/1).
Para guru di Merauke yang tergabung dalam PGRI tersebut telah menyepakati akan melaksanakan apel setiap tiga bulan.
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze yang memimpin lansung apel tersebut menekankan pentingnya pelayanan. ‘’Pada dasarnya kita adalah pelayan. Nahasa kasarnya, orang bilang kita adalah babu. Artinya bahwa, kitalah yang harus memberikan pertolongan pelayanan terbaik kepada masyarakat kita di Kabupaten Merauke,’’ tandas bupati Yoseph Bladib Gebze.
Dengan terbentuknya PGRI di Kabupaten Merauke, jelas bupati, diharapkan bagaimana para guru bisa berkumpul untuk membicarakan hal-hal kemajuan Pendidikan tapi juga memperjuangkan apa yang menjadi hak-hak guru.
Pada kesempatan tersenbut, juga diserahkan piagam penghargaan dari PGRI kepada 4 guru yang memasuki masa pensiun di bulan Januari 2026.
‘’Sebenarnya bapak ibu masih produktif setelah memasuki masa pensiun. Saya selalu berpesan, jangan selalu merasa tua. Tapi yang perlu dirasakan bagaimana ilmu dan dedikasi yang sudah diberikan kepada anak-anak di sekolah itu juga bisa dibagikan kepada masyaralat luas di luar sana,’’ pintanya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
MERAUKE- Persatuan Guru-Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Merauke menggelar apel perdana di tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Senin (26/1).
Para guru di Merauke yang tergabung dalam PGRI tersebut telah menyepakati akan melaksanakan apel setiap tiga bulan.
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze yang memimpin lansung apel tersebut menekankan pentingnya pelayanan. ‘’Pada dasarnya kita adalah pelayan. Nahasa kasarnya, orang bilang kita adalah babu. Artinya bahwa, kitalah yang harus memberikan pertolongan pelayanan terbaik kepada masyarakat kita di Kabupaten Merauke,’’ tandas bupati Yoseph Bladib Gebze.
Dengan terbentuknya PGRI di Kabupaten Merauke, jelas bupati, diharapkan bagaimana para guru bisa berkumpul untuk membicarakan hal-hal kemajuan Pendidikan tapi juga memperjuangkan apa yang menjadi hak-hak guru.
Pada kesempatan tersenbut, juga diserahkan piagam penghargaan dari PGRI kepada 4 guru yang memasuki masa pensiun di bulan Januari 2026.
‘’Sebenarnya bapak ibu masih produktif setelah memasuki masa pensiun. Saya selalu berpesan, jangan selalu merasa tua. Tapi yang perlu dirasakan bagaimana ilmu dan dedikasi yang sudah diberikan kepada anak-anak di sekolah itu juga bisa dibagikan kepada masyaralat luas di luar sana,’’ pintanya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q