Sampai Hari Kelima, Pencarian 6 ABK KM Bintang Laut Masih Nihil
Petugas dari tim SAR melakukan pencarian terhadap 6 ABK KM Bintang Laut, Minggu (25/1). Dalam pencarian ini belum membuahkan hasil.(FOTO: ISTIMEWA)
MERAUKE– Berbagai upayatelah dilakukan Tim Gabungan SAR untuk melakukan pencarian terhadap 6 ABK KM Bintang Laut yang dilaporkan hilang dari tenggalamnya kapal cumi-cumi tersebut. Namun hingga hari kelima pencarian terhadap ke-6korban masih nihil.
‘’Sampai hari ini yang merupakan hari kelima pencarian, masih nihil,’’ kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Rudi, ketika dihubungi media ini, Minggu (25/1).
Rudimenjelaskan, meski hari minggu upaya pencarian tersebut masih tetap dilakukan oleh Tim Gabungan. ‘’Hari ini, teman-teman masih di lapangan melakukan upaya pencarian. Tapi sampaisekarang hasilnya masih nihil,’’ terangnya.
Rudi
Pihaknya, lanjut dia, telah meminta bantuan kepada Keamanan Laut (Kamla) dan Radio Pantai untuk kapal-kapalyang melintasi lokasi kejadian memantau dan melaporkan jika menemukan sesuatu di sekitar lokasi lintasan kapal. Namun juga masih nihil.
‘’Kami juga sudah minta bantuan kepada Konsulat RI di PNG dan telah disampaikan kepada pihak-pihak yangada di PNG tapi sampai sekarang belum ada informasi dari sana,’’ kataRudi.
Rudi menjelaskan,sesuai dengan SOP yang ada, pencarian terhadap ke-6 ABK kapaltersebut masih akan dilakukan sampai Selasa 27 Januari 2026.
MERAUKE– Berbagai upayatelah dilakukan Tim Gabungan SAR untuk melakukan pencarian terhadap 6 ABK KM Bintang Laut yang dilaporkan hilang dari tenggalamnya kapal cumi-cumi tersebut. Namun hingga hari kelima pencarian terhadap ke-6korban masih nihil.
‘’Sampai hari ini yang merupakan hari kelima pencarian, masih nihil,’’ kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Rudi, ketika dihubungi media ini, Minggu (25/1).
Rudimenjelaskan, meski hari minggu upaya pencarian tersebut masih tetap dilakukan oleh Tim Gabungan. ‘’Hari ini, teman-teman masih di lapangan melakukan upaya pencarian. Tapi sampaisekarang hasilnya masih nihil,’’ terangnya.
Rudi
Pihaknya, lanjut dia, telah meminta bantuan kepada Keamanan Laut (Kamla) dan Radio Pantai untuk kapal-kapalyang melintasi lokasi kejadian memantau dan melaporkan jika menemukan sesuatu di sekitar lokasi lintasan kapal. Namun juga masih nihil.
‘’Kami juga sudah minta bantuan kepada Konsulat RI di PNG dan telah disampaikan kepada pihak-pihak yangada di PNG tapi sampai sekarang belum ada informasi dari sana,’’ kataRudi.
Rudi menjelaskan,sesuai dengan SOP yang ada, pencarian terhadap ke-6 ABK kapaltersebut masih akan dilakukan sampai Selasa 27 Januari 2026.