alexametrics
33.7 C
Jayapura
Thursday, May 19, 2022

Cegah Penyebaran AI, Semua Ternak Unggas Divaksin

MERAUKE-  Pemerintah  Kabupaten   Merauke  melalui  Dinas  Peternakan dan Kesehatan  Hewan  Kabupaten Merauke akan melakukan   vaksinasi secara menyeluruh  terkait dengan   wabah  flu burung atau Avina Influenza (AI) yang  menyerang  ternak  ayam  petelur  di Merauke,  sehingga    ribuan  ternak  ayam tersebut   mati mendadak.    

   Plt  Kepala  Dinas Peternakan dan Kesehatan  Hewan  Kabupaten Merauke  Ir. Martinus Rahailjaan, M.Si, ketika  ditemui  media ini  di ruang kerjanya,   mengungkapkan  bahwa   dengan  adanya  flu burung   yang menimpa  ternak   ayam  para peternak di Merauke  tersebut,  pihaknya sudah melaporkan baik  ke   provinsi maupun  ke pusat untuk   dapat  dibantu   dengan vaksin AI   tersebut. 

Baca Juga :  Pengiriman Uang Saku Bagi 51 Penerima Beasiswa Ditunda

  “Karena   vaksinnya   ini tidak mudah didapat  sehingga  sekarang kita masih  menunggu. Apakah   bisa dijawab   segera  atau butuh  waktu yang lama   baru  datang,  kita juga tidak   tahu. Yang penting kita sudah minta vaksinnya,’’ jelasnya.  

  Martinus   menjelaskan bahwa  setelah vaksin  tersebut  tiba, maka barulah   dilakukan  vaksin secara menyeluruh.    Jika  vaksin  ini     tidak  berhasil  maka  kemungkinan langkah kedua  dilakukan  dengan memusnahkan  seluruh  ternah ayam    yang tersisa tersebut. ‘’Tapi ini    menyangkut  kerugian  dari peternak, sehingga   sekarang  kita  melakukan pendekatan dan memberikan pemahaman  kepada  semua peternak   yang ada di Merauke  baik dari sisi  untung  ruginya,’’  katanya.  

Baca Juga :  RSUD Merauke Belum Punya Ruang Isolasi

   Martinus  Rahailjaan menjelaskan bahwa   wabah  flu burung yang  menyerang  ayam  petelur  di Merauke  tersebut sebenarnya  terjadi  dari awal   tahun 2020. Namun  oleh   peternak saat itu  dianggap  sakit ayam biasa dan tidak ada laporan ke  dinas. Namun   salah satu   staf   pada Dinas Peternakan   Kabupaten Merauke ada yang   ribuan ayamnya  mati mendadak, kemudian    dari  Karantina Pertanian  mengambil sampel   dan melakukan  pemeriksaan laboratorium serta pengiriman   sampel ke Laboratorium   Pertanian Gowa, Sulawesi Selatan,   yang ternyata  hasilnya  bahwa  kematian ribuan   ternak ayam   petelur  tersebut akibat flu burung   atau AI.  (ulo/tri)

MERAUKE-  Pemerintah  Kabupaten   Merauke  melalui  Dinas  Peternakan dan Kesehatan  Hewan  Kabupaten Merauke akan melakukan   vaksinasi secara menyeluruh  terkait dengan   wabah  flu burung atau Avina Influenza (AI) yang  menyerang  ternak  ayam  petelur  di Merauke,  sehingga    ribuan  ternak  ayam tersebut   mati mendadak.    

   Plt  Kepala  Dinas Peternakan dan Kesehatan  Hewan  Kabupaten Merauke  Ir. Martinus Rahailjaan, M.Si, ketika  ditemui  media ini  di ruang kerjanya,   mengungkapkan  bahwa   dengan  adanya  flu burung   yang menimpa  ternak   ayam  para peternak di Merauke  tersebut,  pihaknya sudah melaporkan baik  ke   provinsi maupun  ke pusat untuk   dapat  dibantu   dengan vaksin AI   tersebut. 

Baca Juga :  Rapid Test Tahanan dan Anggota, Semuanya Negatif

  “Karena   vaksinnya   ini tidak mudah didapat  sehingga  sekarang kita masih  menunggu. Apakah   bisa dijawab   segera  atau butuh  waktu yang lama   baru  datang,  kita juga tidak   tahu. Yang penting kita sudah minta vaksinnya,’’ jelasnya.  

  Martinus   menjelaskan bahwa  setelah vaksin  tersebut  tiba, maka barulah   dilakukan  vaksin secara menyeluruh.    Jika  vaksin  ini     tidak  berhasil  maka  kemungkinan langkah kedua  dilakukan  dengan memusnahkan  seluruh  ternah ayam    yang tersisa tersebut. ‘’Tapi ini    menyangkut  kerugian  dari peternak, sehingga   sekarang  kita  melakukan pendekatan dan memberikan pemahaman  kepada  semua peternak   yang ada di Merauke  baik dari sisi  untung  ruginya,’’  katanya.  

Baca Juga :  PSBB Tak Dipatuhi, Pemkab Ancam Lockdwon

   Martinus  Rahailjaan menjelaskan bahwa   wabah  flu burung yang  menyerang  ayam  petelur  di Merauke  tersebut sebenarnya  terjadi  dari awal   tahun 2020. Namun  oleh   peternak saat itu  dianggap  sakit ayam biasa dan tidak ada laporan ke  dinas. Namun   salah satu   staf   pada Dinas Peternakan   Kabupaten Merauke ada yang   ribuan ayamnya  mati mendadak, kemudian    dari  Karantina Pertanian  mengambil sampel   dan melakukan  pemeriksaan laboratorium serta pengiriman   sampel ke Laboratorium   Pertanian Gowa, Sulawesi Selatan,   yang ternyata  hasilnya  bahwa  kematian ribuan   ternak ayam   petelur  tersebut akibat flu burung   atau AI.  (ulo/tri)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/