Monday, March 9, 2026
26.9 C
Jayapura

Aparat Kampung dan Bamuskam Motor Penggerak Perubahan

MERAUKE –  Kepala Dinas Pemerintahkan Masyarakat Kampung (PMK) Kabupaten Merauke, Drs. Daud Hollengger, M.Pd mengungkapkan, aparat kampung dan Bamuskam Kampung merupakan motor penggerak perubahan di kampung.

Karena menjadi motor penggerak perubahan di kampung tersebut, maka aparat kampung dan Bamuskam Kamopung dari Distrik Elikobel dan Semangga mengikuti peningkatan kapasitas yang berlangsung selama 2 hari dimulai, Selasa (11/10).

‘’Saya tekankan bahwa program kebijakan pemerintah Kabupaten Merauke terkait dengan oemberdayaan masyarakat di kampung dan pembangunan kampung yang harus bersinergi dengan kelembagaan-kelembagaan yang menjadi kewenangan dari kelembagaan pemerintahan kampung,”jelasnya. Artinya  aparat kampung dan Bamuskam, dua  lembaga ini sangatlah penting dalam menggerakan perubahan di kampung.

Baca Juga :  Gedung Kantor DPRD Merauke Mulai Dibongkar

     Dikatakan,  pelatihan peningkatan kapasitas aparatur kampung dan Bamuskam ini adalah program yang secara bersama-sama dilakukan di tingkat  kampung, distrik dan kabupaten  bahkan  bimbangan  tehnis keluar Papua dan studi banding juga diwajibkan bagi seluruh kampung dalam rangka melakukan perubahan  pelayanan pemerintahan kampung dan pelayanan kemasyarakatan yang dimulai dari dari kesiapan aparat kampung dan Bamuskam.     

  ‘’Saya mau sampaikan bahwa aparat kampung terkait dengan penguatan kapasitas, peran aparat kampung. Perubahan ini secara nasional harus terjadi. Perubahan yang kita inginkan tidak mungkin kita bisa wujudkan apabila peranan  aparat kampung dan Bamuskam kampung tidak dilakukan dengan baik,”bebernya.

Baca Juga :  Kehadiran PLBN Sota untuk Berikan Pelayanan Pelintas Menjadi Legal  

   Daud Hollenger menjelaskan lebih jauh bahwa aparat kampung merupakan motor penggerak dari perubahan yang diinginkan. ‘’Perubahan secara nasional ini harus terjadi seiring  dengan kebijakan  pemerintah memberikan penganggaran tidak hanya sampai tingkat kabupaten kota, tapi sampai tingkat kampung,”pungkasnya.(ulo/tho)

MERAUKE –  Kepala Dinas Pemerintahkan Masyarakat Kampung (PMK) Kabupaten Merauke, Drs. Daud Hollengger, M.Pd mengungkapkan, aparat kampung dan Bamuskam Kampung merupakan motor penggerak perubahan di kampung.

Karena menjadi motor penggerak perubahan di kampung tersebut, maka aparat kampung dan Bamuskam Kamopung dari Distrik Elikobel dan Semangga mengikuti peningkatan kapasitas yang berlangsung selama 2 hari dimulai, Selasa (11/10).

‘’Saya tekankan bahwa program kebijakan pemerintah Kabupaten Merauke terkait dengan oemberdayaan masyarakat di kampung dan pembangunan kampung yang harus bersinergi dengan kelembagaan-kelembagaan yang menjadi kewenangan dari kelembagaan pemerintahan kampung,”jelasnya. Artinya  aparat kampung dan Bamuskam, dua  lembaga ini sangatlah penting dalam menggerakan perubahan di kampung.

Baca Juga :  Jumlah DP4 Pilkada Lebih Sedikit Dibandingkan DPT Pileg dan Pilpres 

     Dikatakan,  pelatihan peningkatan kapasitas aparatur kampung dan Bamuskam ini adalah program yang secara bersama-sama dilakukan di tingkat  kampung, distrik dan kabupaten  bahkan  bimbangan  tehnis keluar Papua dan studi banding juga diwajibkan bagi seluruh kampung dalam rangka melakukan perubahan  pelayanan pemerintahan kampung dan pelayanan kemasyarakatan yang dimulai dari dari kesiapan aparat kampung dan Bamuskam.     

  ‘’Saya mau sampaikan bahwa aparat kampung terkait dengan penguatan kapasitas, peran aparat kampung. Perubahan ini secara nasional harus terjadi. Perubahan yang kita inginkan tidak mungkin kita bisa wujudkan apabila peranan  aparat kampung dan Bamuskam kampung tidak dilakukan dengan baik,”bebernya.

Baca Juga :  Sat Narkoba Kembali Grebek Pabrik Sopi Rumahan  di Lepro dan Jalan Peternakan

   Daud Hollenger menjelaskan lebih jauh bahwa aparat kampung merupakan motor penggerak dari perubahan yang diinginkan. ‘’Perubahan secara nasional ini harus terjadi seiring  dengan kebijakan  pemerintah memberikan penganggaran tidak hanya sampai tingkat kabupaten kota, tapi sampai tingkat kampung,”pungkasnya.(ulo/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya