MERAUKE – Kepala Dinas Pemerintahkan Masyarakat Kampung (PMK) Kabupaten Merauke, Drs. Daud Hollengger, M.Pd mengungkapkan, aparat kampung dan Bamuskam Kampung merupakan motor penggerak perubahan di kampung.
Karena menjadi motor penggerak perubahan di kampung tersebut, maka aparat kampung dan Bamuskam Kamopung dari Distrik Elikobel dan Semangga mengikuti peningkatan kapasitas yang berlangsung selama 2 hari dimulai, Selasa (11/10).
‘’Saya tekankan bahwa program kebijakan pemerintah Kabupaten Merauke terkait dengan oemberdayaan masyarakat di kampung dan pembangunan kampung yang harus bersinergi dengan kelembagaan-kelembagaan yang menjadi kewenangan dari kelembagaan pemerintahan kampung,”jelasnya. Artinya aparat kampung dan Bamuskam, dua lembaga ini sangatlah penting dalam menggerakan perubahan di kampung.
Dikatakan, pelatihan peningkatan kapasitas aparatur kampung dan Bamuskam ini adalah program yang secara bersama-sama dilakukan di tingkat kampung, distrik dan kabupaten bahkan bimbangan tehnis keluar Papua dan studi banding juga diwajibkan bagi seluruh kampung dalam rangka melakukan perubahan pelayanan pemerintahan kampung dan pelayanan kemasyarakatan yang dimulai dari dari kesiapan aparat kampung dan Bamuskam.
‘’Saya mau sampaikan bahwa aparat kampung terkait dengan penguatan kapasitas, peran aparat kampung. Perubahan ini secara nasional harus terjadi. Perubahan yang kita inginkan tidak mungkin kita bisa wujudkan apabila peranan aparat kampung dan Bamuskam kampung tidak dilakukan dengan baik,”bebernya.
Daud Hollenger menjelaskan lebih jauh bahwa aparat kampung merupakan motor penggerak dari perubahan yang diinginkan. ‘’Perubahan secara nasional ini harus terjadi seiring dengan kebijakan pemerintah memberikan penganggaran tidak hanya sampai tingkat kabupaten kota, tapi sampai tingkat kampung,”pungkasnya.(ulo/tho)