Sementara gelombang tingginya diperkiarakan masih akan terjadi smapai 10 Januari 2026.
Untuk ketinggian air pasang laut tersebuut dari 3 titik pengamatan, lanjut dia, adalah untuk titik Selatan Muli, ketinggian air pasang maksimal 8-9 meter, lalu di Muara Sungai Digoel ketinggian diperkirakan sampai 7 meter dan di Merauke maksmimum ketinggian diperkirakan 5 meter.
‘’Jadi semakin ke Timur, ketingiannya semakin melemah. Makanya yang sangat terdampak adalah wilayah pesisir Distrik Waan, dan Distrik Kimaam karena berbatasan langsujng dengan laut lepas dengan wilayah perairan Arafura,’’’ jelasnya.
Sementara untuk ketinggian kelombang terjadi di wilayah Perairan Yos Sudarso dengan tinggi gelombang maksimum 2,2 meter. Sedangkan untuk Merauke ketinggian gelombang 1-2 meter.
‘’Peringatan sudah kita sampaikan baik kepada Pelni maupun kepada Syahbandar untuk Pelabuhan Umum Merauke dan Syahbandar untuk Pelabuhan perikanan Samudera Merauke,’’ tandasnya.(ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos