Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu berharap masyarakat setempat dapat menjaga dan memanfaatkan sarana yang ada secara maksimal. Menurutnya, laboratorium ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga Keerom, tetapi terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar teknik penanaman jagung. Alumnus The University of Melbourne, Australia itu menegaskan pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan untuk memastikan fasilitas ini tetap beroperasi.
“Saya sangat berkomitmen untuk menjaga aset ini, dan saya akan berusaha untuk menganggarkan lagi pada akhir tahun nanti,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu berharap masyarakat setempat dapat menjaga dan memanfaatkan sarana yang ada secara maksimal. Menurutnya, laboratorium ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga Keerom, tetapi terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar teknik penanaman jagung. Alumnus The University of Melbourne, Australia itu menegaskan pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan untuk memastikan fasilitas ini tetap beroperasi.
“Saya sangat berkomitmen untuk menjaga aset ini, dan saya akan berusaha untuk menganggarkan lagi pada akhir tahun nanti,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q