Para peserta diminta untuk mengikuti seluruh rangkaian materi, latihan, dan pembinaan dengan sungguh-sungguh. Tujuannya agar mereka dapat menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Lebih lanjut, Linus menegaskan standar keberhasilan seorang anggota Paskibraka tidak hanya dilihat saat bertugas di lapangan.
“Keberhasilan tidak hanya diukur dari kesempurnaan dalam mengibarkan bendera, tetapi juga dari sikap, etika, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen Pemkab Keerom dalam menjadikan pembinaan generasi muda sebagai investasi masa depan daerah. Linus berharap program Paskibraka mampu melahirkan kader-kader bangsa yang memiliki semangat pengabdian untuk mewujudkan visi “Keerom Maju dan Transformasi Menuju Keerom Emas 2040”.
Ia juga berpesan agar para peserta menjaga nama baik Kabupaten Keerom, serta membangun persaudaraan tanpa membedakan suku, agama, ras, dan latar belakang. Para peserta diharapkan mampu menjadi contoh nyata dalam menerapkan nilai Pancasila, semangat gotong royong, dan cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSĀ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ā UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q