High Level Meeting dan Capacity Building TPID Kembali Digelar

BIAK- Pemerintah Kabupaten Biak Numfor kembali menggelar  High Level Meeting dan Capacity Building TPID Kabupaten Biak Numfor. Kegiatan ini dilaksanakan berkerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Papua.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia Perwakilan Papua dan semua pihak yang ikut mengambil bagian atas terselenggarannya kegiatan ini,” kata Bupati Markus O. Mansnembra, SH.,MM dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Pj. Sekda Zacharias L. Mailoa saat membuka High Level Meeting dan Capacity Building TPID Kabupaten Biak Numfor, di Swissbell Hotel, Rabu (29/07).

Dalam sambutannya, Bupati mengajak semua pihak terkait memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok, termasuk memperkuat kerja sama antar-instansi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Pemkab Bangun Sejumlah Ruangan untuk Sekolah Yayasan Keagamaan

Menurutnya, dengan kerja sama  TPID yang berjalan baik selama ini  Indeks Per kembangan Harga (IPH ) pangan di Biak Numfor dapat terjaga. Salah satunya dapat terlihat dari data IPH, bahwa Kabupaten Biak Numfor mengalami volatilitas harga cukup signifikan pada komoditas bawang merah dan putih . Hal ini menjadi indikator bahwa Kabupaten Biak Numfor memiliki tingkat konsumsi sejumlah pangan, khususnya bawang merah dan putih yang cukup tinggi di tengah keterbatasan pasokan.

“Sebagai bentuk mitigasi kita perlu terus melakukan penguatan kemandirian pangan lokal, salah satunya melalui pengembangan sektor perikanan dan kelautan, khususnya perikanan tangkap yang dapat menjadi lumbung pangan yang dimiliki oleh Biak Numfor,”  imbuhnya.

Baca Juga :  Pembentukan DOB Saereri Terus Didorong

“Kita harus memanfaatkan potensi unggulan disektor perikanan dan kelautan, termasuk pariwisata untuk memperkuat kestabilan harga, dan untuk peningkatan pendapatan atau ekonomi kerakyatan, serta untuk penguatan sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD),” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengajak memperkuat sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Biak Numfor. Selain itu, Ia juga meminta  memperkenalkan inovasi dan kreativitas pengendalian inflasi di Biak dalam pelaporan ke Tim Pengendalian Inflasi Pusat melalui ajang TPID Awards.  (ito/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

BIAK- Pemerintah Kabupaten Biak Numfor kembali menggelar  High Level Meeting dan Capacity Building TPID Kabupaten Biak Numfor. Kegiatan ini dilaksanakan berkerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Papua.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia Perwakilan Papua dan semua pihak yang ikut mengambil bagian atas terselenggarannya kegiatan ini,” kata Bupati Markus O. Mansnembra, SH.,MM dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Pj. Sekda Zacharias L. Mailoa saat membuka High Level Meeting dan Capacity Building TPID Kabupaten Biak Numfor, di Swissbell Hotel, Rabu (29/07).

Dalam sambutannya, Bupati mengajak semua pihak terkait memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok, termasuk memperkuat kerja sama antar-instansi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Program 100 Hari, Kebijakan yang Menyentuh Kebutuhan Warga 

Menurutnya, dengan kerja sama  TPID yang berjalan baik selama ini  Indeks Per kembangan Harga (IPH ) pangan di Biak Numfor dapat terjaga. Salah satunya dapat terlihat dari data IPH, bahwa Kabupaten Biak Numfor mengalami volatilitas harga cukup signifikan pada komoditas bawang merah dan putih . Hal ini menjadi indikator bahwa Kabupaten Biak Numfor memiliki tingkat konsumsi sejumlah pangan, khususnya bawang merah dan putih yang cukup tinggi di tengah keterbatasan pasokan.

“Sebagai bentuk mitigasi kita perlu terus melakukan penguatan kemandirian pangan lokal, salah satunya melalui pengembangan sektor perikanan dan kelautan, khususnya perikanan tangkap yang dapat menjadi lumbung pangan yang dimiliki oleh Biak Numfor,”  imbuhnya.

Baca Juga :  Tinjau RPHU di Dernafi, Bupati Minta Dioptimalkan Fungsinya

“Kita harus memanfaatkan potensi unggulan disektor perikanan dan kelautan, termasuk pariwisata untuk memperkuat kestabilan harga, dan untuk peningkatan pendapatan atau ekonomi kerakyatan, serta untuk penguatan sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD),” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengajak memperkuat sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Biak Numfor. Selain itu, Ia juga meminta  memperkenalkan inovasi dan kreativitas pengendalian inflasi di Biak dalam pelaporan ke Tim Pengendalian Inflasi Pusat melalui ajang TPID Awards.  (ito/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya