4,51 Ton  Ikan Tuna Segar Kembali Diekspor ke Jepang

BIAK-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus mendorong upaya peningkatan ekspor ikan tuna segar ke Jepang. Salah satunya dengan meminta dukungan pihak terkait, khususnya penambahan jadwal pernerbangan Garuda Indonesia masuk ke Biak.

Dalam 5 pekan terakhir, total ekspor atau pengiriman ikan tuna segar dari Biak dengan tujuan Jepang telah mencapai 18 ton lebih. Pengiriman itu dilakukan sesuai dengan jadwal maskapai penerbangan Garuda Indonesia ke Biak (hanya satu kali pengiriman dalam satu pekan karena jadwal Garuda Indonesia terbatas).

Dari pegiriman 18 ton itu, sudah termasuk pengiriman yang dilakukan sebanyak 4,51 ton, Kamis (22/9). Diharapkan kedepannya, kuantitas atau jumlah ikan tuna segar jenis Big Eye dan Yellow Fin terus mengalami peningkatan.

Baca Juga :  Talenta Muda Asal Biak Bersinar di Piala Gubernur DKI 2025

“Secara rutin pengirimannya sudah dilakukan ke Jepang, berbagai upaya terus dibangun oleh pemerintah daerah dalam hal ini Pak Bupati, supaya kedepan ada peningkatan,” ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Biak Numfor, Efendi Igiriza, S.Pi.,MM.

Dikatakan, bukan hanya pengiriman ke luar negeri, namun pengiriman ke sejumlah daerah lainnya termasuk ke Surabaya untuk tuna beku juga terus dilakukan. Tuna segar dan jenis ikan lainnya dibekukan di Cold Storage berkapasitas 200 ton.

“Berbagai upaya terus dilakukan Pak Bupati, salah satunya dengan terus membangun komunikasi agar pengelolaan dan ekspor ikan terus ditingkatkan. Termasuk diupayakan supaya kedepan bagaimana supaya ada pabrik pengelolaan ikan, dan ini terus dipersiapkan, dan menjadi harapan semua pihak ikut mendukung,” tandasnya. (itb/tho)

Baca Juga :  Rata – Rata Kepala Kampung Tak Miliki Kemampuan Memimpin di Kampung

BIAK-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus mendorong upaya peningkatan ekspor ikan tuna segar ke Jepang. Salah satunya dengan meminta dukungan pihak terkait, khususnya penambahan jadwal pernerbangan Garuda Indonesia masuk ke Biak.

Dalam 5 pekan terakhir, total ekspor atau pengiriman ikan tuna segar dari Biak dengan tujuan Jepang telah mencapai 18 ton lebih. Pengiriman itu dilakukan sesuai dengan jadwal maskapai penerbangan Garuda Indonesia ke Biak (hanya satu kali pengiriman dalam satu pekan karena jadwal Garuda Indonesia terbatas).

Dari pegiriman 18 ton itu, sudah termasuk pengiriman yang dilakukan sebanyak 4,51 ton, Kamis (22/9). Diharapkan kedepannya, kuantitas atau jumlah ikan tuna segar jenis Big Eye dan Yellow Fin terus mengalami peningkatan.

Baca Juga :  TPP 5.300 ASN/ P3K Tuntas Dibayarkan, Totalnya Rp 26 Miliar

“Secara rutin pengirimannya sudah dilakukan ke Jepang, berbagai upaya terus dibangun oleh pemerintah daerah dalam hal ini Pak Bupati, supaya kedepan ada peningkatan,” ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Biak Numfor, Efendi Igiriza, S.Pi.,MM.

Dikatakan, bukan hanya pengiriman ke luar negeri, namun pengiriman ke sejumlah daerah lainnya termasuk ke Surabaya untuk tuna beku juga terus dilakukan. Tuna segar dan jenis ikan lainnya dibekukan di Cold Storage berkapasitas 200 ton.

“Berbagai upaya terus dilakukan Pak Bupati, salah satunya dengan terus membangun komunikasi agar pengelolaan dan ekspor ikan terus ditingkatkan. Termasuk diupayakan supaya kedepan bagaimana supaya ada pabrik pengelolaan ikan, dan ini terus dipersiapkan, dan menjadi harapan semua pihak ikut mendukung,” tandasnya. (itb/tho)

Baca Juga :  Standar Keamanan Informasi Harus Jadi Perhatian

Berita Terbaru

Artikel Lainnya