Monday, January 5, 2026
26.1 C
Jayapura

Kamarudin : Akui Cukup Banyak Sekolah Alami Kerusakan Ringan, Sedang dan Berat

BIAK – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Biak Numfor, Kamarudin, S.Pd mengakui cukup banyak sekolah di Kabupaten Biak Numfor yang mengalami kerusakan. Baik itu kerusakan ringan, sedang bahkan kerusakan berat sehingga tidak bisa dipergunakan lagi.

Penyebabnya disamping karena usia gedung yang terlampau tinggi, juga karena ketika mengalami kerusakan kecil tidak dilakukan perbaikan sehingga lama – kelamaan kerusakan tersebut menjadi semakin berat, akhirnya membutuhkan dana yang cukup besar untuk melakukan rehabilitasi.

Ia menghimbau, kepada para kepala sekolah dan guru – guru bila di sekolah ada kerusakan -kerusakan kecil, dapat memperbaikinya menggunakan dana BOS.

Tetapi bila kerusakaanya tidak dapat diperbaiki menggunakan dana BOS, dapat di koordinasikan ke Bidang Pendidikan Dasar, Seksi Sarana Prasarana untuk di data lalu diusulkan ke pemerintah pusat untuk di perbaiki dengan dana alokasi khusus.

Baca Juga :  Asosiasi Kepala Desa Biak Bantah Isu Bupati Minta Uang Pada Kades Guna STC

ā€œPerlu juga kita ketahui bahwa dana yang dimiliki oleh pemerintah itu sangat terbatas, tidak bisa semua dana yang kita miliki di alokasikan untuk memperbaiki sekolah yang rusak karena kebutuhan – kebutuhan lain di sektor pendidikan juga banyak yang harus kita penuhi,ā€jelasnya saat ditemui Cenderawasih Pos, Selasa,(19/9).

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menurutnya pada setiap tahunnya juga melakukan pendataan yang dilakukan oleh seksi sarana prasarana sebagai dasar dalam memberikan bantuan kepada sekolah-sekolah.

Dinas Pendidikan menurutnya akan memberikan bantuan kepada sekolah dengan urutan prioritas pada sekolah yang tingkat kerusakannya paling parah dan berbahaya untuk keselamatan para siswa maupun para guru yang belajar dan mengajar disekolah.

Baca Juga :  Wabup Lepas 147 Siswa SMKS YPK 2 Biak untuk Prakerin

ā€œDan dari hasil kunjungan kami ke berbagai pelosok melihat sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan ringan, sedang dan berat itu rencana yang kita susun di tahun 2023 untuk kita laksanakan di tahun 2024 dengan dana DAK itu lebih banyak kita alokasikan untuk melakukan rehap ringan, sedan dan berat. Jadi mungkin sekitar 50-65 persen dana DAK di tahun 2024 kami digunakan untuk merehabilitasi sekolah,ā€ujarnya (ren ) .

BIAK – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Biak Numfor, Kamarudin, S.Pd mengakui cukup banyak sekolah di Kabupaten Biak Numfor yang mengalami kerusakan. Baik itu kerusakan ringan, sedang bahkan kerusakan berat sehingga tidak bisa dipergunakan lagi.

Penyebabnya disamping karena usia gedung yang terlampau tinggi, juga karena ketika mengalami kerusakan kecil tidak dilakukan perbaikan sehingga lama – kelamaan kerusakan tersebut menjadi semakin berat, akhirnya membutuhkan dana yang cukup besar untuk melakukan rehabilitasi.

Ia menghimbau, kepada para kepala sekolah dan guru – guru bila di sekolah ada kerusakan -kerusakan kecil, dapat memperbaikinya menggunakan dana BOS.

Tetapi bila kerusakaanya tidak dapat diperbaiki menggunakan dana BOS, dapat di koordinasikan ke Bidang Pendidikan Dasar, Seksi Sarana Prasarana untuk di data lalu diusulkan ke pemerintah pusat untuk di perbaiki dengan dana alokasi khusus.

Baca Juga :  Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Biak Gelar Pasar Murah di Puncak STC Papua

ā€œPerlu juga kita ketahui bahwa dana yang dimiliki oleh pemerintah itu sangat terbatas, tidak bisa semua dana yang kita miliki di alokasikan untuk memperbaiki sekolah yang rusak karena kebutuhan – kebutuhan lain di sektor pendidikan juga banyak yang harus kita penuhi,ā€jelasnya saat ditemui Cenderawasih Pos, Selasa,(19/9).

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menurutnya pada setiap tahunnya juga melakukan pendataan yang dilakukan oleh seksi sarana prasarana sebagai dasar dalam memberikan bantuan kepada sekolah-sekolah.

Dinas Pendidikan menurutnya akan memberikan bantuan kepada sekolah dengan urutan prioritas pada sekolah yang tingkat kerusakannya paling parah dan berbahaya untuk keselamatan para siswa maupun para guru yang belajar dan mengajar disekolah.

Baca Juga :  YPPK Komitmen Tingkatkan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan

ā€œDan dari hasil kunjungan kami ke berbagai pelosok melihat sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan ringan, sedang dan berat itu rencana yang kita susun di tahun 2023 untuk kita laksanakan di tahun 2024 dengan dana DAK itu lebih banyak kita alokasikan untuk melakukan rehap ringan, sedan dan berat. Jadi mungkin sekitar 50-65 persen dana DAK di tahun 2024 kami digunakan untuk merehabilitasi sekolah,ā€ujarnya (ren ) .

Berita Terbaru

Artikel Lainnya