Tuesday, January 13, 2026
28.1 C
Jayapura

Realisasi Anggaran DAK dan Otsus Biak Numfor TA 2025 Lampaui 93%

BIAK – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) merilis capaian realisasi kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) serta Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) untuk Tahun Anggaran 2025. Hingga posisi 31 Desember 2025, rata-rata serapan anggaran pada sektor-sektor krusial tersebut telah melampaui angka 93 persen.

Kepala BPKAD Kabupaten Biak Numfor, Gunadi, S.Sos., M.Si, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menggenjot penyerapan anggaran demi pembangunan daerah.

Berdasarkan data rekapitulasi per 31 Desember 2025, berikut adalah rincian penyerapan dana DAK Nonfisik, dikatakan berhasil mencapai realisasi sebesar 93,30%. Dari total penerimaan transfer dan sisa dana tahun sebelumnya, realisasi SP2D tercatat sebesar Rp16,61 miliar dari total pagu yang dikelola.

Baca Juga :  Partisipasi Pemilih di Kab. Biak Numfor Rendah

Sedangkan untuk data DAK Fisik, mencatatkan serapan sebesar 94,41%. Realisasi SP2D mencapai Rp24,04 miliar dari total penerimaan transfer sebesar Rp25,46 miliar. Sektor pendidikan dan sanitasi menjadi penyumbang serapan tertinggi dengan rata-rata 100% pada beberapa sub-bidang.

Sementara Dana Otsus dan DTI menjadi sektor dengan persentase realisasi tertinggi, yakni mencapai 95,15%. Total realisasi SP2D untuk gabungan Otsus (1,25% dan 1%) serta DTI mencapai Rp174,26 miliar dari total pagu Rp183,13 miliar.

BIAK – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) merilis capaian realisasi kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) serta Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) untuk Tahun Anggaran 2025. Hingga posisi 31 Desember 2025, rata-rata serapan anggaran pada sektor-sektor krusial tersebut telah melampaui angka 93 persen.

Kepala BPKAD Kabupaten Biak Numfor, Gunadi, S.Sos., M.Si, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menggenjot penyerapan anggaran demi pembangunan daerah.

Berdasarkan data rekapitulasi per 31 Desember 2025, berikut adalah rincian penyerapan dana DAK Nonfisik, dikatakan berhasil mencapai realisasi sebesar 93,30%. Dari total penerimaan transfer dan sisa dana tahun sebelumnya, realisasi SP2D tercatat sebesar Rp16,61 miliar dari total pagu yang dikelola.

Baca Juga :  OPD Diminta Perhatikan SAKIP dan LAKIP

Sedangkan untuk data DAK Fisik, mencatatkan serapan sebesar 94,41%. Realisasi SP2D mencapai Rp24,04 miliar dari total penerimaan transfer sebesar Rp25,46 miliar. Sektor pendidikan dan sanitasi menjadi penyumbang serapan tertinggi dengan rata-rata 100% pada beberapa sub-bidang.

Sementara Dana Otsus dan DTI menjadi sektor dengan persentase realisasi tertinggi, yakni mencapai 95,15%. Total realisasi SP2D untuk gabungan Otsus (1,25% dan 1%) serta DTI mencapai Rp174,26 miliar dari total pagu Rp183,13 miliar.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya