Tuesday, January 20, 2026
23.5 C
Jayapura

Perangi Krisis Energi, Pemkab Waropen Datangkan 6 Mesin Pembangkit Baru

WAROPEN – Pemerintah Kabupaten Waropen menunjukkan komitmen serius dalam menanggapi keluhan masyarakat terkait krisis energi yang menyebabkan pemadaman listrik berkepanjangan di wilayah tersebut. Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah secara resmi melakukan pengadaan enam unit mesin pembangkit listrik (PLN) baru dengan kapasitas total mencapai 3 megawatt (MW).

Langkah strategis ini diambil guna memenuhi hak dasar masyarakat akan akses energi yang stabil, sekaligus sebagai solusi permanen untuk meminimalisir gangguan pemadaman yang selama ini menghambat mobilitas warga.

Pengadaan infrastruktur kelistrikan ini tidak dilakukan secara lokal, melainkan melalui koordinasi logistik yang cukup besar dengan mendatangkan unit mesin dari pusat-pusat industri.

Sebanyak empat unit mesin dikirimkan langsung dari Jakarta, sementara dua unit lainnya didatangkan dari Sorong untuk mempercepat pemenuhan kuota daya yang dibutuhkan. Integrasi dari keenam mesin ini diproyeksikan mampu menambah keandalan sistem kelistrikan di Waropen secara signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Pj. Bupati:  Lokasi FDS Harus Bisa Dimanfaatkan Sebagai Kawasan Wisata

Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, menegaskan bahwa penanganan krisis listrik ini merupakan prioritas utama dalam agenda kepemimpinannya demi menjawab aspirasi masyarakat.

WAROPEN – Pemerintah Kabupaten Waropen menunjukkan komitmen serius dalam menanggapi keluhan masyarakat terkait krisis energi yang menyebabkan pemadaman listrik berkepanjangan di wilayah tersebut. Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah secara resmi melakukan pengadaan enam unit mesin pembangkit listrik (PLN) baru dengan kapasitas total mencapai 3 megawatt (MW).

Langkah strategis ini diambil guna memenuhi hak dasar masyarakat akan akses energi yang stabil, sekaligus sebagai solusi permanen untuk meminimalisir gangguan pemadaman yang selama ini menghambat mobilitas warga.

Pengadaan infrastruktur kelistrikan ini tidak dilakukan secara lokal, melainkan melalui koordinasi logistik yang cukup besar dengan mendatangkan unit mesin dari pusat-pusat industri.

Sebanyak empat unit mesin dikirimkan langsung dari Jakarta, sementara dua unit lainnya didatangkan dari Sorong untuk mempercepat pemenuhan kuota daya yang dibutuhkan. Integrasi dari keenam mesin ini diproyeksikan mampu menambah keandalan sistem kelistrikan di Waropen secara signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kapasitas PBJ, LPSE Jayawijaya Gelar Sosialisasi dan Simulasi

Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, menegaskan bahwa penanganan krisis listrik ini merupakan prioritas utama dalam agenda kepemimpinannya demi menjawab aspirasi masyarakat.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya