Menurut Rustan, pemerintah daerah senantiasa mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program berkelanjutan yang mendukung pengembangan UMKM dan IKM.
“Tetapi juga terus memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat demi membangun perekonomian daerah yang lebih maju,” ujarnya.
Dia menjelaskan, pihaknya juga terus memberikan pelatihan literasi dan digitalisasi kepada UMKM dan IKM supaya dapat secara masif mempromosikan hasil produk melalui berbagai platform digital.
Festival ini menjadi salah satu program strategis Pemerintah Kota Jayapura untuk terus mendorong pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dalam even ini, sebanyak 46 pelaku usaha lokal ikut ambil bagian, memamerkan sekaligus memasarkan produk mereka di tenant-tenant yang telah disiapkan, termasuk outlet permanen di dalam Gedung Dekranasda.
Rustan Saru menegaskan bahwa pemerintah ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha lokal agar mampu berkembang dan bersaing. “Kami ingin para pelaku UMKM, khususnya dari kalangan Orang Asli Papua (OAP), memiliki wadah untuk memasarkan produk dan meningkatkan daya saing mereka,” ujar Rustan Saru usai buka kegiatan.
Menurutnya, kehadiran festival ini membawa dampak positif tidak hanya bagi pelaku usaha, tetapi juga masyarakat luas. Selain sebagai ajang promosi produk lokal, kegiatan ini turut mendorong perputaran ekonomi dengan meningkatnya transaksi jual beli langsung di lokasi.