Pemerintah Kampung Kayo Batu juga berencana untuk mengembangkan usaha ini lebih lanjut dengan menambah jumlah ayam dan luas kandang. Selain itu, berencana untuk menawarkan telur langsung ke kios-kios, toko-toko, dan tempat usaha lain untuk meningkatkan penjualan.
“Dalam usaha ayam petelur dibutuhkan kesabaran dan ketelitian, sehingga ayam tetap bertelur tidak mudah stres dan sakit,”ucapnya.
Selain itu, menjaga kebersihan kandang, kesehatan ayam diberikan vitamin supaya ayam memiliki nafsu makan dan tidak stres.
Dalam memelihara ayam petelur juga dibutuhkan lokasi yang tenang dan jauh dari kebisingan, karena suara-suara yang keras dapat membuat ayam stres dan mengganggu pola makan serta kesehatannya, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi produksi telur harian.
“Dengan usaha ini masyarakat Kampung Kayo Batu dapat memperoleh pengalaman dan pelajaran penting dalam beternak ayam petelur, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,”imbuhnya.
Dari pengamatan Cendrawasih Pos, kandang ayam petelur tak begitu luas. Ukurannya memanjang sekira 8 meter dan lebar 4 meter. Aroma kotoran ayam tak tercium baunya, ini lantaran selalu disemprot dengan obat. Bahkan ada yang meminta kotora ayam dijadikan sebagai pupuk.(*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pemerintah Kampung Kayo Batu juga berencana untuk mengembangkan usaha ini lebih lanjut dengan menambah jumlah ayam dan luas kandang. Selain itu, berencana untuk menawarkan telur langsung ke kios-kios, toko-toko, dan tempat usaha lain untuk meningkatkan penjualan.
“Dalam usaha ayam petelur dibutuhkan kesabaran dan ketelitian, sehingga ayam tetap bertelur tidak mudah stres dan sakit,”ucapnya.
Selain itu, menjaga kebersihan kandang, kesehatan ayam diberikan vitamin supaya ayam memiliki nafsu makan dan tidak stres.
Dalam memelihara ayam petelur juga dibutuhkan lokasi yang tenang dan jauh dari kebisingan, karena suara-suara yang keras dapat membuat ayam stres dan mengganggu pola makan serta kesehatannya, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi produksi telur harian.
“Dengan usaha ini masyarakat Kampung Kayo Batu dapat memperoleh pengalaman dan pelajaran penting dalam beternak ayam petelur, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,”imbuhnya.
Dari pengamatan Cendrawasih Pos, kandang ayam petelur tak begitu luas. Ukurannya memanjang sekira 8 meter dan lebar 4 meter. Aroma kotoran ayam tak tercium baunya, ini lantaran selalu disemprot dengan obat. Bahkan ada yang meminta kotora ayam dijadikan sebagai pupuk.(*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos