Thursday, January 1, 2026
28.5 C
Jayapura

Tidur di Atas Alas Seadanya, Berharap Pemerintah Menyalurkan Bantuan Rumah

Menengok Korban Kebakaran di RT 01 RW 02 Kelurahan Mandala

Kamis (18/9) subuh, warga Kota Jayapura dikejutkan oleh kobaran api yang melahap permukiman padat di kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara. Dalam hitungan menit, api menjalar dari satu rumah ke rumah lain.

Laporan: Karolus Daot_Jayapura

Terbayang jeritan warga yang panik bersahut-sahutan, berusaha menyelamatkan diri masing-masing. Untungnya, semua korban berhasil menyelamatkan diri, meski rumah, harta benda, hingga dokumen penting tak tersisa.

Sehari setelah kejadian, kepulan asap ringan masih terlihat di antara puing-puing. Rumah-rumah hanya menyisakan dinding yang gosong, atap dan kayu habis dimakan si jago merah.

Di sela-sela reruntuhan bata dan balok hangus, puluhan anak terlihat, dengan riang mengumpulkan besi tua untuk dijual kepada para penadah besi tua yang duduk menunggu di sudut lokasi.

Baca Juga :  Kandang Ternak di Tengah Pemukiman Dikeluhkan Warga

Namun, di balik keriangan anak-anak itu, wajah-wajah orang tua mereka justru penuh kegalauan. Tatapan kosong terarah pada sisa rumah yang rata tanah. Sejumlah warga tampak sibuk merapikan sisa-sisa bangunan, memindahkan bongkahan bata, atau menggulung selang air PDAM yang tak mampu menghentikan amukan api.

Di Aula Masjid Ar Rahman, beberapa ibu beristirahat dengan bayi mereka yang tertidur di atas karpet seadanya. Di samping mereka, tumpukan pakaian sisa kebakaran yang telah menjadi saksi bisu dan kini barang barang sedeharan itu sungguh sangat berharga bagi mereka.

Tak jauh dari lokasi kebakaran, berdiri sebuah Posko darurat. Dinas Sosial, Tagana, dan sejumlah komunitas sosial bahu-membahu mendata korban, memasak, dan menyiapkan makanan bagi para pengungsi. Di dapur darurat itu, aroma nasi yang dimasak berbaur dengan bau kayu dan besi hangus.

Baca Juga :  Ikan Asap Didorong Jadi Oleh-oleh Khas Jayapura

Menengok Korban Kebakaran di RT 01 RW 02 Kelurahan Mandala

Kamis (18/9) subuh, warga Kota Jayapura dikejutkan oleh kobaran api yang melahap permukiman padat di kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara. Dalam hitungan menit, api menjalar dari satu rumah ke rumah lain.

Laporan: Karolus Daot_Jayapura

Terbayang jeritan warga yang panik bersahut-sahutan, berusaha menyelamatkan diri masing-masing. Untungnya, semua korban berhasil menyelamatkan diri, meski rumah, harta benda, hingga dokumen penting tak tersisa.

Sehari setelah kejadian, kepulan asap ringan masih terlihat di antara puing-puing. Rumah-rumah hanya menyisakan dinding yang gosong, atap dan kayu habis dimakan si jago merah.

Di sela-sela reruntuhan bata dan balok hangus, puluhan anak terlihat, dengan riang mengumpulkan besi tua untuk dijual kepada para penadah besi tua yang duduk menunggu di sudut lokasi.

Baca Juga :  Bank Papua Luncurkan Program CSR Sahabat Sehat dan Genting

Namun, di balik keriangan anak-anak itu, wajah-wajah orang tua mereka justru penuh kegalauan. Tatapan kosong terarah pada sisa rumah yang rata tanah. Sejumlah warga tampak sibuk merapikan sisa-sisa bangunan, memindahkan bongkahan bata, atau menggulung selang air PDAM yang tak mampu menghentikan amukan api.

Di Aula Masjid Ar Rahman, beberapa ibu beristirahat dengan bayi mereka yang tertidur di atas karpet seadanya. Di samping mereka, tumpukan pakaian sisa kebakaran yang telah menjadi saksi bisu dan kini barang barang sedeharan itu sungguh sangat berharga bagi mereka.

Tak jauh dari lokasi kebakaran, berdiri sebuah Posko darurat. Dinas Sosial, Tagana, dan sejumlah komunitas sosial bahu-membahu mendata korban, memasak, dan menyiapkan makanan bagi para pengungsi. Di dapur darurat itu, aroma nasi yang dimasak berbaur dengan bau kayu dan besi hangus.

Baca Juga :  Sejak 1961 Menjadi Daerah yang Aman, Kini Masyarakat Kampung Juga Ikut Menyesal

Berita Terbaru

Artikel Lainnya