Friday, April 4, 2025
25.7 C
Jayapura

Ingin Pemda di Papua Terapkan Model Pelayanan Kesehatan Bergerak

  Sementara itu, Oponen Ahli Eksternal Prof. Dr. Drs. Avelinus Levaan, BA,MS dari Universitas Cenderawasih Jayapura mengatakan ujian disertasi Aloysius Giyai memberikan satu kontribusi baru bagi pembangunan di Papua, khususnya percepatan pelayanan kesehatan yang tepat dan efektif, baik melalui darat, laut/sungai, dan udara.

“Jadi solusi model pelayanan kesehatan bergerak yang diberikan oleh Aloysius dalam disertasinya ini harus didukung regulasi dari pemerintah daerah, karena memang sangat cocok diterapkan di Papua yang wilayahnya sangat luas dan sulit,” tuturnya.

   Prof Levaan juga menyampaikan apresiasi kepada Aloysius selaku promovendus yang sangat menguasai teori-teori dalam disertasinya sebagai dalil untuk membangun model pelayanan kesehatan bergerak ini. Apalagi, model ini pernah diterapkannya saat ia menjadi Kepala Dinas Kesehatan Papua pada 2015 dalam program Satuan Tugas Kaki Telanjang dan Terapung.

Baca Juga :  Pemkab Tolikara Jalin Kerjasama dengan PT. Eya Aviation Indonesia

   “Saya kira hasil disertasi ini harus juga dijabarkan kepada pemerintah daerah di Papua supaya bisa dirumuskan dalam regulasi dan kebijakan pembangunan guna mempercepat pelayanan kesehatan bagi masyarakat terisolir di Papua,” tegasnya.

  Ujian promosi doktor yang dijalani Aloysius Giyai ini mendapat atensi sejumlah pihak. Hal ini terlihat dari sekitar lima puluh lebih krans bunga di sepanjang lorong kampus hingga ruang ujian berisi ucapan selamat dari berbagi pihak kepada Aloysius atas ujian promosi doktornya. Turut hadir menyaksikan ujian ini, sejumlah tokoh, intelektual, dan mahasiswa yang tinggal di Jabodetabek. (*/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Sampah  Tak Habis-habis, Sudah Waktunya Evaluasi Regulasi

  Sementara itu, Oponen Ahli Eksternal Prof. Dr. Drs. Avelinus Levaan, BA,MS dari Universitas Cenderawasih Jayapura mengatakan ujian disertasi Aloysius Giyai memberikan satu kontribusi baru bagi pembangunan di Papua, khususnya percepatan pelayanan kesehatan yang tepat dan efektif, baik melalui darat, laut/sungai, dan udara.

“Jadi solusi model pelayanan kesehatan bergerak yang diberikan oleh Aloysius dalam disertasinya ini harus didukung regulasi dari pemerintah daerah, karena memang sangat cocok diterapkan di Papua yang wilayahnya sangat luas dan sulit,” tuturnya.

   Prof Levaan juga menyampaikan apresiasi kepada Aloysius selaku promovendus yang sangat menguasai teori-teori dalam disertasinya sebagai dalil untuk membangun model pelayanan kesehatan bergerak ini. Apalagi, model ini pernah diterapkannya saat ia menjadi Kepala Dinas Kesehatan Papua pada 2015 dalam program Satuan Tugas Kaki Telanjang dan Terapung.

Baca Juga :  Miliki Lima Program Studi, Namun Belum Miliki Gedung Sendiri

   “Saya kira hasil disertasi ini harus juga dijabarkan kepada pemerintah daerah di Papua supaya bisa dirumuskan dalam regulasi dan kebijakan pembangunan guna mempercepat pelayanan kesehatan bagi masyarakat terisolir di Papua,” tegasnya.

  Ujian promosi doktor yang dijalani Aloysius Giyai ini mendapat atensi sejumlah pihak. Hal ini terlihat dari sekitar lima puluh lebih krans bunga di sepanjang lorong kampus hingga ruang ujian berisi ucapan selamat dari berbagi pihak kepada Aloysius atas ujian promosi doktornya. Turut hadir menyaksikan ujian ini, sejumlah tokoh, intelektual, dan mahasiswa yang tinggal di Jabodetabek. (*/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Dibangun Tahun 1943 Oleh Para Buruh, Kini Miliki Tradisi Berdoa Saat Asar

Berita Terbaru

Artikel Lainnya