Upaya Pemkot Jayapura Meningkatkan Rasa Tanggung Jawab dan Kedisiplinan ASN
Tindakan indisipliner di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) kerap bermula dari hal-hal yang dianggap sepele, seperti tidak hadir tanpa keterangan, datang terlambat, atau pulang sebelum waktunya. Hal ini yang kini jadi perhatian serius Pemkot Jayapura di bawah pimpinan Wali Kota Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota Rustan Saru.
Laporan: Mustakim Ali_Jayapura
Kebiasaan tidak disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura, dinilai telah berkembang menjadi persoalan serius yang berdampak sistemik terhadap kinerja birokrasi dan kualitas pelayanan publik.
Kondisi ini mendorong Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, bersama Wakil Wali Kota, Rustan Saru, mengambil langkah tegas. Pemerintah Kota Jayapura secara terbuka menyatakan “perang” terhadap ASN indisipliner—sebuah komitmen untuk membersihkan budaya kerja aparatur dari kebiasaan yang merusak profesionalisme.
Langkah nyata langsung diterapkan. Inspeksi mendadak (sidak) kini dilakukan secara rutin oleh pucuk pimpinan daerah ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sidak tidak hanya bertujuan menemukan pelanggaran, tetapi juga menjadi pesan kuat bahwa pengawasan melekat benar-benar dijalankan dan tidak lagi sebatas formalitas.
Selain sidak, apel pagi diperketat. Setiap hari Senin, apel pagi dilaksanakan di tiap wilayah pemerintahan. Skema ini dirancang untuk memperluas jangkauan pengawasan sekaligus memastikan kehadiran ASN sejak awal pekan kerja.
Upaya Pemkot Jayapura Meningkatkan Rasa Tanggung Jawab dan Kedisiplinan ASN
Tindakan indisipliner di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) kerap bermula dari hal-hal yang dianggap sepele, seperti tidak hadir tanpa keterangan, datang terlambat, atau pulang sebelum waktunya. Hal ini yang kini jadi perhatian serius Pemkot Jayapura di bawah pimpinan Wali Kota Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota Rustan Saru.
Laporan: Mustakim Ali_Jayapura
Kebiasaan tidak disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura, dinilai telah berkembang menjadi persoalan serius yang berdampak sistemik terhadap kinerja birokrasi dan kualitas pelayanan publik.
Kondisi ini mendorong Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, bersama Wakil Wali Kota, Rustan Saru, mengambil langkah tegas. Pemerintah Kota Jayapura secara terbuka menyatakan “perang” terhadap ASN indisipliner—sebuah komitmen untuk membersihkan budaya kerja aparatur dari kebiasaan yang merusak profesionalisme.
Langkah nyata langsung diterapkan. Inspeksi mendadak (sidak) kini dilakukan secara rutin oleh pucuk pimpinan daerah ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sidak tidak hanya bertujuan menemukan pelanggaran, tetapi juga menjadi pesan kuat bahwa pengawasan melekat benar-benar dijalankan dan tidak lagi sebatas formalitas.
Selain sidak, apel pagi diperketat. Setiap hari Senin, apel pagi dilaksanakan di tiap wilayah pemerintahan. Skema ini dirancang untuk memperluas jangkauan pengawasan sekaligus memastikan kehadiran ASN sejak awal pekan kerja.