Wednesday, March 25, 2026
27.5 C
Jayapura

Studi Tiru di Sejumlah Sekolah Unggulan, Siapkan Berasrama Berbasis Global

Jony Y. Betaubun, mengatakan perjalanan panjang tersebut merupakan warisan iman yang harus dijaga dan dilanjutkan. “Hari ini kita berdiri di atas warisan iman yang besar. Kita percaya bahwa kasih Kristus yang telah memulai pelayanan ini akan terus menggerakkan kita untuk membangun pendidikan yang bermutu,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan yang dibangun oleh YPK bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga proses transformasi kehidupan yang berakar pada nilai-nilai Kristiani.

Perayaan HUT ke-64 YPK tahun ini mengangkat tema “Kasih Kristus Menggerakkan Kepedulian terhadap Pendidikan yang Bermutu dan Menciptakan Sekolah YPK Berbudaya Lingkungan”.

Tema tersebut menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berbicara tentang kecerdasan akademik, tetapi juga tentang tanggung jawab terhadap lingkungan dan kehidupan bersama.

Baca Juga :  Marching Band Sarmi Siap Harumkan Nama Daerah

Melalui subtema “YPK Menciptakan Sekolah Ramah Anak dan Ramah Lingkungan” sekolah-sekolah YPK diharapkan menjadi ruang belajar yang aman, penuh kasih, serta menghargai martabat setiap peserta didik. “Sekolah juga diharapkan menjadi lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan,” tegas Jony.

Iapun mengungkapkan dalam rangka memperingati HUT ke-64, berbagai kegiatan dilakukan secara serentak di seluruh wilayah pelayanan YPK. Mulai dari ibadah syukur di sekolah-sekolah, aksi membersihkan lingkungan, penataan wiyata mandala, hingga penanaman pohon. Kegiatan lain seperti jalan santai, senam bersama, lomba-lomba di sekolah, diskusi pendidikan, hingga penguatan kehidupan rohani melalui nyanyian pujian juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan.

Selain memperkuat pelayanan pendidikan dasar dan menengah, YPK juga mulai menatap masa depan pendidikan yang lebih luas. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melakukan studi tiru ke beberapa sekolah unggulan di Jakarta, seperti SMAK Penabur Gading Serpong, Sekolah Lentera Harapan Curug, dan Sekolah Dian Harapan Mentawai. Dari studi tersebut, YPK berencana mengembangkan konsep sekolah berasrama berbasis global di Tanah Papua.

Baca Juga :  Perayaan Pekan Suci di Merauke Berlangsung Aman dan Lancar

Jony Y. Betaubun, mengatakan perjalanan panjang tersebut merupakan warisan iman yang harus dijaga dan dilanjutkan. “Hari ini kita berdiri di atas warisan iman yang besar. Kita percaya bahwa kasih Kristus yang telah memulai pelayanan ini akan terus menggerakkan kita untuk membangun pendidikan yang bermutu,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan yang dibangun oleh YPK bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga proses transformasi kehidupan yang berakar pada nilai-nilai Kristiani.

Perayaan HUT ke-64 YPK tahun ini mengangkat tema “Kasih Kristus Menggerakkan Kepedulian terhadap Pendidikan yang Bermutu dan Menciptakan Sekolah YPK Berbudaya Lingkungan”.

Tema tersebut menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berbicara tentang kecerdasan akademik, tetapi juga tentang tanggung jawab terhadap lingkungan dan kehidupan bersama.

Baca Juga :  Tak Ragu Menolak Tawaran jika Karakter Tak Cocok

Melalui subtema “YPK Menciptakan Sekolah Ramah Anak dan Ramah Lingkungan” sekolah-sekolah YPK diharapkan menjadi ruang belajar yang aman, penuh kasih, serta menghargai martabat setiap peserta didik. “Sekolah juga diharapkan menjadi lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan,” tegas Jony.

Iapun mengungkapkan dalam rangka memperingati HUT ke-64, berbagai kegiatan dilakukan secara serentak di seluruh wilayah pelayanan YPK. Mulai dari ibadah syukur di sekolah-sekolah, aksi membersihkan lingkungan, penataan wiyata mandala, hingga penanaman pohon. Kegiatan lain seperti jalan santai, senam bersama, lomba-lomba di sekolah, diskusi pendidikan, hingga penguatan kehidupan rohani melalui nyanyian pujian juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan.

Selain memperkuat pelayanan pendidikan dasar dan menengah, YPK juga mulai menatap masa depan pendidikan yang lebih luas. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melakukan studi tiru ke beberapa sekolah unggulan di Jakarta, seperti SMAK Penabur Gading Serpong, Sekolah Lentera Harapan Curug, dan Sekolah Dian Harapan Mentawai. Dari studi tersebut, YPK berencana mengembangkan konsep sekolah berasrama berbasis global di Tanah Papua.

Baca Juga :  Investasi atau Beban? Menilik Transformasi Pendidikan Guru di Biak Numfor

Berita Terbaru

Artikel Lainnya