Korbankan Penghasilan Sehari Demi Dapatkan Solar Subsidi

Di balik kemudi yang pengap dan antrean yang tak berujung, tersimpan harapan sederhana dari Samuel dan Ali. Mereka berharap ada upaya dari pihak Pertamina atau pemilik SPBU untuk menambah kuota solar subsidi, serta memperpanjang jam operasional khusus penjualan solar menjelang akhir tahun.

Sebab, bagi mereka, solar subsidi bukan sekadar bahan bakar, melainkan kunci utama untuk menghidupi keluarga, penggerak roda ekonomi yang tak boleh berhenti. Dan untuk itu, mereka rela mengorbankan sehari penuh di bawah terik matahari serta hujan, demi sesuap nasi untuk keluarga. (*/wen)

 

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Segmen "Pasar" Berbeda, Ibu-ibu Kompleks Bisa Minimalkan Belanja Harian

Di balik kemudi yang pengap dan antrean yang tak berujung, tersimpan harapan sederhana dari Samuel dan Ali. Mereka berharap ada upaya dari pihak Pertamina atau pemilik SPBU untuk menambah kuota solar subsidi, serta memperpanjang jam operasional khusus penjualan solar menjelang akhir tahun.

Sebab, bagi mereka, solar subsidi bukan sekadar bahan bakar, melainkan kunci utama untuk menghidupi keluarga, penggerak roda ekonomi yang tak boleh berhenti. Dan untuk itu, mereka rela mengorbankan sehari penuh di bawah terik matahari serta hujan, demi sesuap nasi untuk keluarga. (*/wen)

 

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Selain Jadi Tempat Judi Togel dan Miras, Rawan Kejahatan karena Gelap

Berita Terbaru

Artikel Lainnya