Friday, April 4, 2025
28.7 C
Jayapura

KMD, KML Melalui Kegiatan Kepramukaan, Memenuhi Syarat Menjadi Kepala Sekolah

Ketika Dinas Pendidikan Menggelar Pelatihan Pembina Pramuka Jenjang SD/MI dan SMP/Mts Tahun 2024  

Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura mendorong para guru/pembina Pramuka harus bersertifikat dalam mengikuti kegiatan Kepramukaan, karena ini menjadi bekal untuk direkomendasikan menjadi kepala sekolah. Lalu bagaimana para guru  di Kabupaten Jayapura dalam mengikuti Kepramukaan?

Laporan: Priyadi-Sentani

Kegiatan ini ditargetkan diikuti 120 peserta berlangsung selama dua hari di SMA Yapis Nimbokrang dikhususkan untuk peserta di wilayah Pembangunan 3 lembah Grimenawa.

  Mewakili Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Kabid Pendidikan SD Slamet Riyadi, S.Pd.,M.Pd., mengatakan, kegiatan pelatihan ini telah dilakukan selama empat kali oleh Dinas Pendidikan atas dasar rekomendasi dari BPKP Papua karena kegiatan ini sangat baik untuk membantu mendidik peserta didik mempunyai jiwa dan karakter yang baik.

Baca Juga :  Jumlah Pemilih Generasi Z Capai 40 %, Dinilai Berpengaruh pada Perolehan Suara

  Dikatakan, dari evaluasi yang dilakukan, kegiatan ini banyak outputnya, dimana  guru yang mengikuti kegiatan pelatihan akan diberikan sertifikat Kursus  Mahir Dasar (KMD), kalau sudah itu bisa dilanjutkan dengan Kursus Mahir Lanjutan (KLM), jika para guru pembina Pramuka telah memiliki sertifikat ini, maka bisa direkomendasikan menjadi Kepala sekola, karena bisa lebih mantap dan maju dalam pembinaan di gugus depan masing masing.

Bidang Pendidikan  melakukan pelatihan ini supaya ada penyegaran untuk para pelatih pembina Pramuka, juga akan menambah wawasan dari para pelatih, dan ini langsung bekerja sama dengan Pusdiklat Kabupaten Jayapura dan Ketua Kwaran Nimbokrang dalam membantu  pelaksanaan kegiatan ini.

Baca Juga :  Papua Kekurangan 3000 Guru SD Hingga SMA

Ketika Dinas Pendidikan Menggelar Pelatihan Pembina Pramuka Jenjang SD/MI dan SMP/Mts Tahun 2024  

Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura mendorong para guru/pembina Pramuka harus bersertifikat dalam mengikuti kegiatan Kepramukaan, karena ini menjadi bekal untuk direkomendasikan menjadi kepala sekolah. Lalu bagaimana para guru  di Kabupaten Jayapura dalam mengikuti Kepramukaan?

Laporan: Priyadi-Sentani

Kegiatan ini ditargetkan diikuti 120 peserta berlangsung selama dua hari di SMA Yapis Nimbokrang dikhususkan untuk peserta di wilayah Pembangunan 3 lembah Grimenawa.

  Mewakili Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Kabid Pendidikan SD Slamet Riyadi, S.Pd.,M.Pd., mengatakan, kegiatan pelatihan ini telah dilakukan selama empat kali oleh Dinas Pendidikan atas dasar rekomendasi dari BPKP Papua karena kegiatan ini sangat baik untuk membantu mendidik peserta didik mempunyai jiwa dan karakter yang baik.

Baca Juga :  Jumlah Pemilih Generasi Z Capai 40 %, Dinilai Berpengaruh pada Perolehan Suara

  Dikatakan, dari evaluasi yang dilakukan, kegiatan ini banyak outputnya, dimana  guru yang mengikuti kegiatan pelatihan akan diberikan sertifikat Kursus  Mahir Dasar (KMD), kalau sudah itu bisa dilanjutkan dengan Kursus Mahir Lanjutan (KLM), jika para guru pembina Pramuka telah memiliki sertifikat ini, maka bisa direkomendasikan menjadi Kepala sekola, karena bisa lebih mantap dan maju dalam pembinaan di gugus depan masing masing.

Bidang Pendidikan  melakukan pelatihan ini supaya ada penyegaran untuk para pelatih pembina Pramuka, juga akan menambah wawasan dari para pelatih, dan ini langsung bekerja sama dengan Pusdiklat Kabupaten Jayapura dan Ketua Kwaran Nimbokrang dalam membantu  pelaksanaan kegiatan ini.

Baca Juga :  Penjualan Tahun ini 50% Stok Tahun Lalu, Itu pun Masih Tak Laku

Berita Terbaru

Artikel Lainnya