Informasi Meluber, yang Kurang Adalah Ruang Diskusi

“Kami melihat ada kecenderungan anak muda lebih nyaman belajar sendiri. Padahal, proses bertukar pikiran dalam kelompok itu penting untuk membangun cara pandang yang lebih luas,” katanya. Karena itu, Peneleh memilih menggunakan pendekatan yang dekat dengan generasi muda. Selain diskusi langsung, mereka mulai memanfaatkan media digital untuk membahas berbagai persoalan yang terjadi di Tulungagung.

Tema yang diangkat pun tidak selalu soal politik. Mereka mencoba mengajak anak muda melihat persoalan dari berbagai sudut, mulai ekonomi, lingkungan, hingga kondisi sosial di sekitarnya. Menurut Bili, kesadaran sosial tidak lahir dari ruang hampa. Kesadaran muncul ketika seseorang mau melihat dan memahami persoalan yang terjadi di daerahnya sendiri. Dia mencontohkan isu lingkungan yang sering luput dari perhatian generasi muda. Padahal, dampaknya dirasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Kena Roasting Komika Hingga Mirip Jogging Saat Diajari Tari Yospan

“Harapan kami, anak muda tidak hanya melihat Tulungagung dari sisi politik. Mereka juga perlu melihat kondisi lingkungan, sosial, dan berbagai persoalan lain yang ada di sekitar,” tandasnya. (*/c1/rka)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

“Kami melihat ada kecenderungan anak muda lebih nyaman belajar sendiri. Padahal, proses bertukar pikiran dalam kelompok itu penting untuk membangun cara pandang yang lebih luas,” katanya. Karena itu, Peneleh memilih menggunakan pendekatan yang dekat dengan generasi muda. Selain diskusi langsung, mereka mulai memanfaatkan media digital untuk membahas berbagai persoalan yang terjadi di Tulungagung.

Tema yang diangkat pun tidak selalu soal politik. Mereka mencoba mengajak anak muda melihat persoalan dari berbagai sudut, mulai ekonomi, lingkungan, hingga kondisi sosial di sekitarnya. Menurut Bili, kesadaran sosial tidak lahir dari ruang hampa. Kesadaran muncul ketika seseorang mau melihat dan memahami persoalan yang terjadi di daerahnya sendiri. Dia mencontohkan isu lingkungan yang sering luput dari perhatian generasi muda. Padahal, dampaknya dirasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  ISBI Siap Terima Anak Berkebutuhan Khusus

“Harapan kami, anak muda tidak hanya melihat Tulungagung dari sisi politik. Mereka juga perlu melihat kondisi lingkungan, sosial, dan berbagai persoalan lain yang ada di sekitar,” tandasnya. (*/c1/rka)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya