Momentum penutupan Sinode ini Uskup Yan You kembali mengenang panggilannya sebagai Uskup Jayapura selaku uskup pertama orang asli Papua di Bumi Cenderawasih.
Ia menceritakan saat dirinya berdoa di kapela sebelum menerima tugas berat itu. Dari pengalaman iman itulah ia memilih motto episkopalnya Ego Vobiscum Sum (Aku menyertai kamu) “Dalam tugas apa pun, dalam melaksanakan misi Yesus, kita tidak boleh ragu-ragu, tidak boleh plin-plan,” pesannya.
Penutupan Sinode Keuskupan Jayapura 2026 ini bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah perutusan baru. Gereja dituntut untuk keluar, hadir, dan berjalan bersama masyarakat Papua menjadi terang dan garam dunia. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Momentum penutupan Sinode ini Uskup Yan You kembali mengenang panggilannya sebagai Uskup Jayapura selaku uskup pertama orang asli Papua di Bumi Cenderawasih.
Ia menceritakan saat dirinya berdoa di kapela sebelum menerima tugas berat itu. Dari pengalaman iman itulah ia memilih motto episkopalnya Ego Vobiscum Sum (Aku menyertai kamu) “Dalam tugas apa pun, dalam melaksanakan misi Yesus, kita tidak boleh ragu-ragu, tidak boleh plin-plan,” pesannya.
Penutupan Sinode Keuskupan Jayapura 2026 ini bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah perutusan baru. Gereja dituntut untuk keluar, hadir, dan berjalan bersama masyarakat Papua menjadi terang dan garam dunia. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q