Saturday, January 10, 2026
25.3 C
Jayapura

Mulai Siapkan Sistem Pengelolaan Keuangan yang Efisien dan Transparan

Rektor Uncen Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, SE., MSc.agr (Insert: Karel/Cepos)

  Hal lain yang telah disiapkan oleh pihak Uncen adalah mempersiapkan Unit Pengelola Usaha (UPU). Sebab targetnya saat BLU berjalan, maka pengelolaan keuangan harus dilakukan melalui UPU.

  “Kita sudah pilih penanggungjawab untuk mengelola aset-aset Uncen, yang tentunya dosen yang paham bisnis,” kata Rektor Ucen kepada awak media, Selasa (7/11).

  Disamping itu, pihak Uncen  juga sedang memperisapkan Kantor Akuntan Publik untuk mengontrol admintriasi pengelolaan aset-aset yang ada. Sebab menjadi PTN BLU segala pengelolaan keuangan harus dilakukan melalui satuan pengawas yang independen.

  “Kalau kita dulu yang periksa itu, tahapannya mulai satuan pengawas, internal kita, juga Itjen, dan BPK, tapi sekarang kita diwajibkan harus ada Kantor Akuntan Publik sebagai lembaga indenpenden,” kata Oscar.

Baca Juga :  Kolam yang Dulu Terisi Air Bening Menyegarkan, Kini Kompleks Terkesan Angker   

   Fungsi dari akuntan publik tidak hanya memeriksa dari segi keuangan, tapi juga hal lain seperti asminitrasi serta pengelolahan aset yang ada di Uncen.

   Hal lain keberadaan Kantor Akuntan Publik tersebut untuk mengontrol pengelolaan dan kinerja Uncen. Pasalnya sebagai lembaga BLU, perlu adanya kontrak kinerja dengan Kementerian Keuangan.

  “Apabila kinerja kami nantinya tidak sesuai dengan target Kementerian keuangan, maka akan menjadi proyeksi Kemenkeu” kata Oscar.

  Untuk itulah, lanjutnya implementasi dari BLU tersebut, perlu dilakukan kerjasama antar seluruh pihak Uncen, tapi juga pihak lain yang diberi kewenangan untuk mengelola Uncen sebagai BLU.  Sehingga segala target yang dipersyaratkan oleh kementerian keuangan bisa terpenuhi.

Baca Juga :  Dorong Penyerapan Tenaga Kerja di Perusahan Industri

Rektor Uncen Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, SE., MSc.agr (Insert: Karel/Cepos)

  Hal lain yang telah disiapkan oleh pihak Uncen adalah mempersiapkan Unit Pengelola Usaha (UPU). Sebab targetnya saat BLU berjalan, maka pengelolaan keuangan harus dilakukan melalui UPU.

  “Kita sudah pilih penanggungjawab untuk mengelola aset-aset Uncen, yang tentunya dosen yang paham bisnis,” kata Rektor Ucen kepada awak media, Selasa (7/11).

  Disamping itu, pihak Uncen  juga sedang memperisapkan Kantor Akuntan Publik untuk mengontrol admintriasi pengelolaan aset-aset yang ada. Sebab menjadi PTN BLU segala pengelolaan keuangan harus dilakukan melalui satuan pengawas yang independen.

  “Kalau kita dulu yang periksa itu, tahapannya mulai satuan pengawas, internal kita, juga Itjen, dan BPK, tapi sekarang kita diwajibkan harus ada Kantor Akuntan Publik sebagai lembaga indenpenden,” kata Oscar.

Baca Juga :  Kebal Dengan Lumpur dan Becek, Kadang Tidur di Tenda Saat Touring

   Fungsi dari akuntan publik tidak hanya memeriksa dari segi keuangan, tapi juga hal lain seperti asminitrasi serta pengelolahan aset yang ada di Uncen.

   Hal lain keberadaan Kantor Akuntan Publik tersebut untuk mengontrol pengelolaan dan kinerja Uncen. Pasalnya sebagai lembaga BLU, perlu adanya kontrak kinerja dengan Kementerian Keuangan.

  “Apabila kinerja kami nantinya tidak sesuai dengan target Kementerian keuangan, maka akan menjadi proyeksi Kemenkeu” kata Oscar.

  Untuk itulah, lanjutnya implementasi dari BLU tersebut, perlu dilakukan kerjasama antar seluruh pihak Uncen, tapi juga pihak lain yang diberi kewenangan untuk mengelola Uncen sebagai BLU.  Sehingga segala target yang dipersyaratkan oleh kementerian keuangan bisa terpenuhi.

Baca Juga :  Pegiat Lingkungan Kecewa Satwa Dilindungi Dijual Pada Pembukaan KMAN

Berita Terbaru

Artikel Lainnya