Tuesday, March 10, 2026
28.8 C
Jayapura

Tugas di Kota yang Penuh Dinamika Sosial, Perlu Kepekaan dan Kesigapan

Mengenai maraknya aksi demonstrasi di Jayapura, Kompol Numbery menekankan pentingnya menghargai hak warga dalam menyampaikan pendapat, untuk tetap berada dalam koridor hukum.
Setiap orang memiliki kebebasan menyampaikan pendapat, tetapi kebebasan tersebut tidak bersifat mutlak. Harus jg memperhatikan batasan hukum, etika, norma sosial, serta hak orang lain,” jelasnya.

Di tengah keterbatasan, Kompol Numbery menyimpan optimisme besar. Ia ingin kehadirannya di Polresta Jayapura bukan hanya sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi ketertiban dan pembangunan Papua.

“Saya berharap masyarakat dan semua stakeholder bisa sama-sama menjaga Kamtibmas. Kalau situasi aman, pembangunan bisa berjalan, dan Papua akan maju,” pungkasnya.

Kompol Numbery bukan hanya pulang ke Papua sebagai aparat. Ia pulang sebagai anak negeri yang ingin melihat tanah kelahirannya berdiri sejajar dengan daerah lain di Indonesia. Dengan pengalaman panjang dan hati yang peduli, ia menapaki setiap langkahnya sebagai bagian dari perjalanan panjang Papua menuju perubahan. (*/tri)

Baca Juga :  Berpotensi jadi Lahan Korupsi di Sekolah, Keberatan Jika Gunakan Dana BOS

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Mengenai maraknya aksi demonstrasi di Jayapura, Kompol Numbery menekankan pentingnya menghargai hak warga dalam menyampaikan pendapat, untuk tetap berada dalam koridor hukum.
Setiap orang memiliki kebebasan menyampaikan pendapat, tetapi kebebasan tersebut tidak bersifat mutlak. Harus jg memperhatikan batasan hukum, etika, norma sosial, serta hak orang lain,” jelasnya.

Di tengah keterbatasan, Kompol Numbery menyimpan optimisme besar. Ia ingin kehadirannya di Polresta Jayapura bukan hanya sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi ketertiban dan pembangunan Papua.

“Saya berharap masyarakat dan semua stakeholder bisa sama-sama menjaga Kamtibmas. Kalau situasi aman, pembangunan bisa berjalan, dan Papua akan maju,” pungkasnya.

Kompol Numbery bukan hanya pulang ke Papua sebagai aparat. Ia pulang sebagai anak negeri yang ingin melihat tanah kelahirannya berdiri sejajar dengan daerah lain di Indonesia. Dengan pengalaman panjang dan hati yang peduli, ia menapaki setiap langkahnya sebagai bagian dari perjalanan panjang Papua menuju perubahan. (*/tri)

Baca Juga :  Sepakat, Mahasiwa Papua yang kuliah di UGM, Akan Dibimbing dari Dosen Uncen

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya