alexametrics
24.7 C
Jayapura
Wednesday, May 18, 2022

Garuda dan Sriwijaya Air Pastikan Tak Ada Ekstra Flight

Suasana pelayanan penjualan tiket di Sriwijaya air Cabang Jayapura, Sabtu (11/5) kemarin.( FOTO : Yohana/Cepos)

Meski Penjualan Tiket Mulai Meningkat

JAYAPURA – Menyambut momen peak season menyambut Idul Fitri, penjualan tiket pesawat mulai meningkat, khususnya untuk rute-rute favorit keluar dari Papua, seperti Jayapura – Jakarta, Jayapura – Makasar dan Jayapura – Surabaya.

 Hal tersebut terlihat pada permintaan tiket di jasa penerbangan Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air, khusus untuk H-7 sebelum lebaran tingkat isian pesawat sudah mulai terisi sampai dengan 80 persen.

 District Manager Sriwijaya Air Group Cabang Jayapura, Faisal Rahman mengatakan, untuk beberapa tanggal mulai dari H-7, penjualan tiket mulai terisi sampai dengan 80 persen. Akan tetapi masih banyak seat yang pihaknya sediakan untuk H-7 sampai H+7.

“Kami targetkan H-3 jasa penerbangan mulai menghadapi masa peak season, yang nantinya akan berlanjut sampai dengan H+7 mendatang bahkan lebih. Kami bahkan untuk Garuda Group sudah menyediakan posko lebaran selama momen peak season,” terangnya kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (11/10) lalu.

Baca Juga :  Stok BBM Aman sampai 10 Hari ke Depan

Diakuinya, untuk harga tiket sendiri masih stabil, bahkan pihaknya akan mengikuti kebijakan yang telah ditentukan oleh pemerintah, dan pihaknya tidak akan menaikan harga lebih dari yang ditentukan pemerintah. Malah pihaknya akui ke depan pemerintah masih akan melakukan penyesuiaan harga batas atas yang nantinya akan semakin murah.

 Lanjutnya, mengantisipasi lonjakan penumpang pada momen Idul Fitri pihaknya tidak akan menambah extra flight karena pihaknya menilai tingkat okupansi pesawat yang ditargetnya belum tercapai.  Pihaknya berharap momen seperti ini kiranya akan membawa keuntungan yang lebih maksimal.

 Sementara itu Sales & Marketing Garuda Indonesia Branch Office Jayapura, Radhitya Prastanikah mengatakan, permintaan tiket untuk Hari Raya Idul Fitri, sampai dengan saat ini masih normal-normal saja. Pihaknya prediksi H-7 baru terlihat peningkatan penjualan tiket yang cukup signifikan.

Baca Juga :  PTC Waterpark Sewakan Tempat untuk Acara

“Meski kami prediksikan akan ada peningkatan permintaan, kami tidak menyediakan extra flight artinya kita masih memaksimlakan  flight regular yang sudah ada. terutama untuk rute-rute favorit seperti Jayapura – Jakarta, Jayapura – Surabaya dan Jayapura – Makasar,” jelasnya.

 Diakuinya, permintaan tiket belum sepenuhnya karena banyak masyarakat yang masih menahan-nahan membeli tiketnya dikarenakan ada isu penurunan tarif angkutan udara dari Kemenhub, dimana  Kemenhub akan segera menurunkan tarif batas atas untuk mempermudah masyarakat.

“Kami hanya mengikuti kebijakan dari pemerintah terkait dengan tarif tiket. Semua tergantung keputusan dari Kemenhub bukan dari pihak kami. yang pastinya saat ini tarif tiket yang kami berlakukan tidak melewati batas atas yang telah ditentukan,” jelasnya. (ana/ary)

Suasana pelayanan penjualan tiket di Sriwijaya air Cabang Jayapura, Sabtu (11/5) kemarin.( FOTO : Yohana/Cepos)

Meski Penjualan Tiket Mulai Meningkat

JAYAPURA – Menyambut momen peak season menyambut Idul Fitri, penjualan tiket pesawat mulai meningkat, khususnya untuk rute-rute favorit keluar dari Papua, seperti Jayapura – Jakarta, Jayapura – Makasar dan Jayapura – Surabaya.

 Hal tersebut terlihat pada permintaan tiket di jasa penerbangan Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air, khusus untuk H-7 sebelum lebaran tingkat isian pesawat sudah mulai terisi sampai dengan 80 persen.

 District Manager Sriwijaya Air Group Cabang Jayapura, Faisal Rahman mengatakan, untuk beberapa tanggal mulai dari H-7, penjualan tiket mulai terisi sampai dengan 80 persen. Akan tetapi masih banyak seat yang pihaknya sediakan untuk H-7 sampai H+7.

“Kami targetkan H-3 jasa penerbangan mulai menghadapi masa peak season, yang nantinya akan berlanjut sampai dengan H+7 mendatang bahkan lebih. Kami bahkan untuk Garuda Group sudah menyediakan posko lebaran selama momen peak season,” terangnya kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (11/10) lalu.

Baca Juga :  AMDK Robongholo jadi Minuman Resmi Peparnas XVI Papua

Diakuinya, untuk harga tiket sendiri masih stabil, bahkan pihaknya akan mengikuti kebijakan yang telah ditentukan oleh pemerintah, dan pihaknya tidak akan menaikan harga lebih dari yang ditentukan pemerintah. Malah pihaknya akui ke depan pemerintah masih akan melakukan penyesuiaan harga batas atas yang nantinya akan semakin murah.

 Lanjutnya, mengantisipasi lonjakan penumpang pada momen Idul Fitri pihaknya tidak akan menambah extra flight karena pihaknya menilai tingkat okupansi pesawat yang ditargetnya belum tercapai.  Pihaknya berharap momen seperti ini kiranya akan membawa keuntungan yang lebih maksimal.

 Sementara itu Sales & Marketing Garuda Indonesia Branch Office Jayapura, Radhitya Prastanikah mengatakan, permintaan tiket untuk Hari Raya Idul Fitri, sampai dengan saat ini masih normal-normal saja. Pihaknya prediksi H-7 baru terlihat peningkatan penjualan tiket yang cukup signifikan.

Baca Juga :  Stok BBM Aman sampai 10 Hari ke Depan

“Meski kami prediksikan akan ada peningkatan permintaan, kami tidak menyediakan extra flight artinya kita masih memaksimlakan  flight regular yang sudah ada. terutama untuk rute-rute favorit seperti Jayapura – Jakarta, Jayapura – Surabaya dan Jayapura – Makasar,” jelasnya.

 Diakuinya, permintaan tiket belum sepenuhnya karena banyak masyarakat yang masih menahan-nahan membeli tiketnya dikarenakan ada isu penurunan tarif angkutan udara dari Kemenhub, dimana  Kemenhub akan segera menurunkan tarif batas atas untuk mempermudah masyarakat.

“Kami hanya mengikuti kebijakan dari pemerintah terkait dengan tarif tiket. Semua tergantung keputusan dari Kemenhub bukan dari pihak kami. yang pastinya saat ini tarif tiket yang kami berlakukan tidak melewati batas atas yang telah ditentukan,” jelasnya. (ana/ary)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/