Akses jalan ditutup mengakibatkan warga yang hendak melintas menggunakan kendaraan harus putar balik.
Sementara itu, belum diketahui penyebab pasti meninggalnya korban. Namun aparat kepolisian telah melakukan pendalaman untuk mengungkap kasus tersebut. Jenazah korban kini telah berada di ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk dilakukan tindakan medis.
Dan pada malam harinya aksi ini masih berlangsung. Situasi juga berubah mencekam usai aparat memutuskan melakukan pembubaran paksa. Ketegangan berawal saat adanya sejumlah pengendara yang hendak memutar balik di kapsul tepat di tempat pemalangan. Saat itu, sejumlah orang menghadang dengan mengejar untuk menghalangi para pengendara yang hendak lewat.
Saat itulah aparat keamanan melepaskan tembakan peringatan yang kemudian direspon oleh kelompok tersebut dengan melempari batu. Situasi pun tiba-tiba berubah mencekam ketika aparat mulai menghadang kelompok yang melakukan penyerangan. Bentrokan pun semakin tak terhindarkan, satu anggota Brimob Batalyon B Pelopor Polda Papua Tengah, Brigpol Wahyudi, terkena panah wayer di paha kiri dan langsung dilarikan ke rumah sakit. (mww/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Akses jalan ditutup mengakibatkan warga yang hendak melintas menggunakan kendaraan harus putar balik.
Sementara itu, belum diketahui penyebab pasti meninggalnya korban. Namun aparat kepolisian telah melakukan pendalaman untuk mengungkap kasus tersebut. Jenazah korban kini telah berada di ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk dilakukan tindakan medis.
Dan pada malam harinya aksi ini masih berlangsung. Situasi juga berubah mencekam usai aparat memutuskan melakukan pembubaran paksa. Ketegangan berawal saat adanya sejumlah pengendara yang hendak memutar balik di kapsul tepat di tempat pemalangan. Saat itu, sejumlah orang menghadang dengan mengejar untuk menghalangi para pengendara yang hendak lewat.
Saat itulah aparat keamanan melepaskan tembakan peringatan yang kemudian direspon oleh kelompok tersebut dengan melempari batu. Situasi pun tiba-tiba berubah mencekam ketika aparat mulai menghadang kelompok yang melakukan penyerangan. Bentrokan pun semakin tak terhindarkan, satu anggota Brimob Batalyon B Pelopor Polda Papua Tengah, Brigpol Wahyudi, terkena panah wayer di paha kiri dan langsung dilarikan ke rumah sakit. (mww/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q