Sunday, February 1, 2026
27 C
Jayapura

Perjalanan Panjang, Uncen Lahirkan 1.393 Dokter Umum

JAYAPURA – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Cenderawasih (Uncen) untuk ke-51 kalinya kembali menggelar sumpah dokter bagi 83 dokter baru di kampus itu. Pengambilan sumpah ini dilakukan para dokter usai mereka menyelesaikan masa pendidikan profesinya. Berdasarkan pantauan Cenderawasih Pos, sumpah Dokter tersebut dilakukan kepada angkatan ke-51 FK Uncen yang berlangsung dengan khikmad di Auditorium kampus setempat, Rabu (28/1).

Suasana haru begitu terasa saat prosesi pengambilan sumpah dokter berlangsung. Setiap dokter baru dengan penuh kesungguhan mengucapkan janji profesinya, disaksikan oleh para saksi dan rohaniawan sesuai agama masing-masing. Momen ini menjadi penanda penting dalam perjalanan karier mereka untuk mengabdikan diri di dunia kesehatan.

Baca Juga :  Bupati Jayapura Ajak Masyarakat Teladani Semangat Juang Para Pahlawan

Puncak haru terjadi ketika para orang tua secara simbolis memakaikan snelli kepada putra dan putrinya yang baru saja dilantik sebagai dokter. Tangis bahagia dan rasa bangga menyelimuti ruangan, menggambarkan perjuangan panjang yang akhirnya berbuah manis. Prosesi tersebut menjadi simbol perpindahan tanggung jawab dari keluarga kepada masyarakat sebagai pelayan kesehatan.

Ini adalah salah satu momen sakral yang sangat penting dalam perjalanan hidup para sumpahwan. Sebuah wujud komitmen untuk mengabdikan diri pada kemanusiaan, ilmu pengetahuan, dan etika medis. Setelah diambil sumpah prosesinya, para dokter ini diharapkan bisa mengabdikan diri menjadi pilar terdepan layanan kesehatan masyarakat.

JAYAPURA – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Cenderawasih (Uncen) untuk ke-51 kalinya kembali menggelar sumpah dokter bagi 83 dokter baru di kampus itu. Pengambilan sumpah ini dilakukan para dokter usai mereka menyelesaikan masa pendidikan profesinya. Berdasarkan pantauan Cenderawasih Pos, sumpah Dokter tersebut dilakukan kepada angkatan ke-51 FK Uncen yang berlangsung dengan khikmad di Auditorium kampus setempat, Rabu (28/1).

Suasana haru begitu terasa saat prosesi pengambilan sumpah dokter berlangsung. Setiap dokter baru dengan penuh kesungguhan mengucapkan janji profesinya, disaksikan oleh para saksi dan rohaniawan sesuai agama masing-masing. Momen ini menjadi penanda penting dalam perjalanan karier mereka untuk mengabdikan diri di dunia kesehatan.

Baca Juga :  Jutaan Perempuan dan Anak di Papua Disinyalir Jadi Korban Kekerasan

Puncak haru terjadi ketika para orang tua secara simbolis memakaikan snelli kepada putra dan putrinya yang baru saja dilantik sebagai dokter. Tangis bahagia dan rasa bangga menyelimuti ruangan, menggambarkan perjuangan panjang yang akhirnya berbuah manis. Prosesi tersebut menjadi simbol perpindahan tanggung jawab dari keluarga kepada masyarakat sebagai pelayan kesehatan.

Ini adalah salah satu momen sakral yang sangat penting dalam perjalanan hidup para sumpahwan. Sebuah wujud komitmen untuk mengabdikan diri pada kemanusiaan, ilmu pengetahuan, dan etika medis. Setelah diambil sumpah prosesinya, para dokter ini diharapkan bisa mengabdikan diri menjadi pilar terdepan layanan kesehatan masyarakat.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya