Selanjutnya, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Dolfin Beanal pada kesempatan yang sama juga mengaku tidak terima dengan pemberitaan tersebut. Dolfin menegaskan kepada siapapun yang membuat berita dengan mengembangkan narasi yang tidak membangun dan justru memecah belah agar tidak memihak kepada kubu mana pun serta harus independen.
“Jadi ke depan itu muat berita yang masuk di akal lah begitu, karena kampung-kampung itu ada Danpos, itu yang saya pertegas di sini, saya berterima kasih juga kepada kepala kampung yang sudah datang bertemu saya di sini,” pungkas Dolfin. Perlu diketahui, pada Sabtu 15 Maret 2025 lalu empat pendaki warga negara asing (WNA) diamankan petugas kepolisian lantaran diduga akan melakukan pendakian ke Puncak Cartenz melalui jalur ilegal.
Keempat pendaki tersebut adalah Adam Michael Francis WNA asal USA, Darryl John Mckerr asal British Citizen, Dene Wiliam Hewsomn asal New Zealand dan Adam Andrew Janikowski asal Kanada. Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Rian Oktaria menegaskan, jalur pendakian yang akan dilalui oleh para pendaki dengan tiga orang Guide Warga Negara Indonesia (WNI) yang masih didalami asal-usulnya itu merupakan jalur ilegal dan masuk dalam zona merah. (mww/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos