Friday, March 27, 2026
22.7 C
Jayapura

Wali Kota: Waspadai Potensi Banjir dan Longsor!

JAYAPURA – Menyikapi curah hujan dengan intensitas yang tinggi, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo mengingatkan seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir.

Wali Kota menegaskan bahwa kondisi geografis Kota Jayapura yang memiliki wilayah perbukitan, lereng, serta daerah bantaran sungai, sangat rentan terhadap bencana seperti tanah longsor dan banjir, terutama saat hujan deras berlangsung dalam waktu lama.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami minta warga lebih peka terhadap tanda-tanda alam dan segera mengambil langkah antisipasi jika terjadi kondisi darurat,” ujar Abisai kepada Cenderawasih Pos, Senin (23/3).

Baca Juga :  Adu Mulut Berujung Bentrok, 4 Buruh TKBM Luka-luka

Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika untuk memantau perkembangan cuaca serta menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat.

Warga yang tinggal di kawasan perbukitan diimbau untuk mengenali gejala awal tanah longsor, seperti munculnya retakan di tanah, pohon atau tiang listrik yang mulai miring, hingga suara gemuruh dari arah lereng.

Selain itu, perubahan kondisi air, seperti menjadi keruh atau munculnya mata air baru secara tiba-tiba, juga perlu diwaspadai. Bagi masyarakat yang tinggal di dataran rendah atau dekat aliran sungai, penting untuk memastikan saluran air tetap bersih dari sampah agar tidak terjadi penyumbatan.

Warga juga diminta waspada jika hujan deras berlangsung lebih dari satu jam, serta menjaga jarak aman dari tanggul sungai. “Dalam situasi darurat, warga diharapkan tidak menunggu instruksi, tetapi segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman,” jelasnya.

Baca Juga :  Tiba di Oksibil, Jimmy Wanimbo Langsung Bekerja

“Hindari melintas di jalur rawan seperti tebing curam atau jalan yang berpotensi longsor,” lanjutnya.

JAYAPURA – Menyikapi curah hujan dengan intensitas yang tinggi, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo mengingatkan seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir.

Wali Kota menegaskan bahwa kondisi geografis Kota Jayapura yang memiliki wilayah perbukitan, lereng, serta daerah bantaran sungai, sangat rentan terhadap bencana seperti tanah longsor dan banjir, terutama saat hujan deras berlangsung dalam waktu lama.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami minta warga lebih peka terhadap tanda-tanda alam dan segera mengambil langkah antisipasi jika terjadi kondisi darurat,” ujar Abisai kepada Cenderawasih Pos, Senin (23/3).

Baca Juga :  Sekolah dan Kantor Pemerintah Tutup

Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika untuk memantau perkembangan cuaca serta menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat.

Warga yang tinggal di kawasan perbukitan diimbau untuk mengenali gejala awal tanah longsor, seperti munculnya retakan di tanah, pohon atau tiang listrik yang mulai miring, hingga suara gemuruh dari arah lereng.

Selain itu, perubahan kondisi air, seperti menjadi keruh atau munculnya mata air baru secara tiba-tiba, juga perlu diwaspadai. Bagi masyarakat yang tinggal di dataran rendah atau dekat aliran sungai, penting untuk memastikan saluran air tetap bersih dari sampah agar tidak terjadi penyumbatan.

Warga juga diminta waspada jika hujan deras berlangsung lebih dari satu jam, serta menjaga jarak aman dari tanggul sungai. “Dalam situasi darurat, warga diharapkan tidak menunggu instruksi, tetapi segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman,” jelasnya.

Baca Juga :  Tiba di Oksibil, Jimmy Wanimbo Langsung Bekerja

“Hindari melintas di jalur rawan seperti tebing curam atau jalan yang berpotensi longsor,” lanjutnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/