alexametrics
29.7 C
Jayapura
Monday, August 8, 2022

Pilot Susi Air Akan Dirujuk ke Solo

JAYAPURA-Setelah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan, kondisi korban pesawat Susi Air PK BVM yang jatuh di Kabupaten Paniai kini tengah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Mimika. Begitu pula dengan pilot Dayle Peter Houzet.

Hanya saja kabar sang pilot langsung menjalani operasi pada tulang kaki sebelah kiri. Ia dioperasi dalam kondisi sadar dan rencananya Sabtu (25/6) hari ini akan dirujuk ke  rumah sakit khusus orthopedic yang berada di Solo,  Jawa Tengah.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH., saat dikonfirmasi mengatakan kondisi  terkini perkembangan penumpang pesawat yang selamat. “Setelah menjalani operasi kondisi pilot dilaporkan dalam keadaan sadar dan rencananya  besok (hari ini, red)  akan dirujuk ke Jawa Tengah untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ungkap AM Kamal saat dihubungi melalui telepon, Jumat (24/6).

Baca Juga :  PRP Tetap Turun Jalan Tanggal 14 Juli

AM Kamal menambahkan, untuk kondisi korban atas nama Lukas Dimbau yang dirawat di kamar bangsal Mambruk 1, kondisinya saat ini telah sadar dan menunggu waktu untuk tindakan medis karena korban masih mengalami keluhan sakit di bagian perut sebelah kanan.

“Selain itu di kamar yang sama korban Philipus Dimbau kondisinya juga dalam keadaan sadar dan menunggu waktu tindakan medis, pasien mengalami keluhan sakit dibagian tangan kiri dan dada,” kata Kamal.

Sedangkan untuk korban atas nama Antadiana Dimbau yang mana kondisinya saat ini telah sadar dan juga telah dilakukan tindakan medis berupa operasi. Sebelumnya korban mengalami keluhan sakit di bagian kepala dan seluruh badan. Korban dalam keadaan sadar setelah menjalani operasi. “Sementara untuk korban Piken Dimbau saat ini sedang dilakukan tindakan medis berupa operasi dan yang atas nama Leo Dimbau dan Antinus Dimbau telah berada di Kabupaten Paniai karena kondisi kedua korban selamat dan tidak mengalami luka-luka,” tambahnya.

Baca Juga :  Wakapolda dan 11 Kapolres Diganti

AM Kamal menjelaskan, untuk mengungkap penyebab jatuhnya pesawat, tim dari KNKT akan melakukan investigasi dan rencana pengambilan kotak hitam yang sampai hari ini masih berada di lokasi kejadian. Pasalnya kemarin personel masih lebih difokuskan untuk mengevakuasi para korban. “Untuk hari ini KNKT baru tiba di Timika dan direncanakan pengambilan kotak hitam yang sampai hari ini masih berada dilokasi kejadian,” tutup Kamal. (ade/nat)

JAYAPURA-Setelah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan, kondisi korban pesawat Susi Air PK BVM yang jatuh di Kabupaten Paniai kini tengah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Mimika. Begitu pula dengan pilot Dayle Peter Houzet.

Hanya saja kabar sang pilot langsung menjalani operasi pada tulang kaki sebelah kiri. Ia dioperasi dalam kondisi sadar dan rencananya Sabtu (25/6) hari ini akan dirujuk ke  rumah sakit khusus orthopedic yang berada di Solo,  Jawa Tengah.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH., saat dikonfirmasi mengatakan kondisi  terkini perkembangan penumpang pesawat yang selamat. “Setelah menjalani operasi kondisi pilot dilaporkan dalam keadaan sadar dan rencananya  besok (hari ini, red)  akan dirujuk ke Jawa Tengah untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ungkap AM Kamal saat dihubungi melalui telepon, Jumat (24/6).

Baca Juga :  8 Kabupaten/Kota Belum Masukkan Data Honorer

AM Kamal menambahkan, untuk kondisi korban atas nama Lukas Dimbau yang dirawat di kamar bangsal Mambruk 1, kondisinya saat ini telah sadar dan menunggu waktu untuk tindakan medis karena korban masih mengalami keluhan sakit di bagian perut sebelah kanan.

“Selain itu di kamar yang sama korban Philipus Dimbau kondisinya juga dalam keadaan sadar dan menunggu waktu tindakan medis, pasien mengalami keluhan sakit dibagian tangan kiri dan dada,” kata Kamal.

Sedangkan untuk korban atas nama Antadiana Dimbau yang mana kondisinya saat ini telah sadar dan juga telah dilakukan tindakan medis berupa operasi. Sebelumnya korban mengalami keluhan sakit di bagian kepala dan seluruh badan. Korban dalam keadaan sadar setelah menjalani operasi. “Sementara untuk korban Piken Dimbau saat ini sedang dilakukan tindakan medis berupa operasi dan yang atas nama Leo Dimbau dan Antinus Dimbau telah berada di Kabupaten Paniai karena kondisi kedua korban selamat dan tidak mengalami luka-luka,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemerintah dan Masyarakat Mamteng Sangat Peduli dengan Gereja

AM Kamal menjelaskan, untuk mengungkap penyebab jatuhnya pesawat, tim dari KNKT akan melakukan investigasi dan rencana pengambilan kotak hitam yang sampai hari ini masih berada di lokasi kejadian. Pasalnya kemarin personel masih lebih difokuskan untuk mengevakuasi para korban. “Untuk hari ini KNKT baru tiba di Timika dan direncanakan pengambilan kotak hitam yang sampai hari ini masih berada dilokasi kejadian,” tutup Kamal. (ade/nat)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/