Menurutnya, peningkatan eskalasi gangguan keamanan tersebut telah terjadi sejak 25 Februari 2025, pasca kaburnya Kopi Tua Heluka dari Lapas Wamena. Sebagai langkah antisipasi, Satgas Damai Cartenz melakukan penambahan personel secara bertahap. Pada awal 2026, jumlah personel yang sebelumnya sekitar 80 orang ditambah menjadi sekitar 150 personel.
Awal Februari kembali ditambah sekitar 50 personel, sehingga total kekuatan saat ini mencapai kurang lebih 250 personel di wilayah Yahukimo. Sejak November 2025 hingga Februari 2026, aparat telah mengamankan 12 tersangka. Penangkapan terbaru termasuk Homi Heluka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) utama di Yahukimo.
Homi Heluka diduga terlibat dalam sedikitnya 10 kasus tindak pidana sejak 2022. “Data ini masih dalam pengembangan, baik terkait rangkaian peristiwa maupun pihak-pihak yang terlibat,” kata Faizal. Sementara itu, tersangka lainnya, Sima Kipka, diduga terlibat dalam pembakaran mobil Triton milik Kepala Desa Yalma Bil pada 18 Februari 2026.
Satgas Damai Cartenz menegaskan akan terus melakukan upaya pencegahan serta pengejaran terhadap para DPO yang telah terdata guna menekan eskalasi gangguan keamanan di wilayah tersebut. (rel/ade)
Menurutnya, peningkatan eskalasi gangguan keamanan tersebut telah terjadi sejak 25 Februari 2025, pasca kaburnya Kopi Tua Heluka dari Lapas Wamena. Sebagai langkah antisipasi, Satgas Damai Cartenz melakukan penambahan personel secara bertahap. Pada awal 2026, jumlah personel yang sebelumnya sekitar 80 orang ditambah menjadi sekitar 150 personel.
Awal Februari kembali ditambah sekitar 50 personel, sehingga total kekuatan saat ini mencapai kurang lebih 250 personel di wilayah Yahukimo. Sejak November 2025 hingga Februari 2026, aparat telah mengamankan 12 tersangka. Penangkapan terbaru termasuk Homi Heluka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) utama di Yahukimo.
Homi Heluka diduga terlibat dalam sedikitnya 10 kasus tindak pidana sejak 2022. “Data ini masih dalam pengembangan, baik terkait rangkaian peristiwa maupun pihak-pihak yang terlibat,” kata Faizal. Sementara itu, tersangka lainnya, Sima Kipka, diduga terlibat dalam pembakaran mobil Triton milik Kepala Desa Yalma Bil pada 18 Februari 2026.
Satgas Damai Cartenz menegaskan akan terus melakukan upaya pencegahan serta pengejaran terhadap para DPO yang telah terdata guna menekan eskalasi gangguan keamanan di wilayah tersebut. (rel/ade)