alexametrics
23.7 C
Jayapura
Thursday, June 9, 2022

Menuju Green Hospital Berbasis Teknologi

60 Persen Pasien RS Bhayangkara Masyarakat Umum

JAYAPURA-Program Ngopi Bareng Redaksi Cenderawasih Pos kali ini menghadirkan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara TK 3 Jayapura, Kompo dr. Dedet Steavano M.ked(OG) SpOG. Dimana yang menjadi pembahasan kali ini tentunya seputaran pelayanan RS Bhayangkara yang telah melayani masyarakat Papua selama 18 tahun.

“Kita baru saja berulang tahun ke 18 kemarin dan dengan semangat ulang tahun kita berkomitmen memberikan pelayanan yang lebih maksimal dan tentunya semakin baik untuk membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat Papua,” ucap dr. Dedet mengawali perbincangan di program Ngopi Bareng Redaksi yang dapat disaksikan di channel youTube Cepos TV, Kamis (19/5).

Karumkit Dedet menyebutkan bahwa saat ini pasien yang dirawat rata-rata adalah dari masyarakat umum dengan persentasenya 60 persen masyarakat umum yang benar-benar keluarganya tidak ada kaitannya dengan anggota Polri.

“Kami tidak pernah membedakan pasien Kepolisian dan juga masyarakat. Bahkan masyarakat lebih kami utamakan dalam memberikan pelayanan yang semaksimal mungkin,” tuturya.

Baca Juga :  RS Bhayangkara Kembangkan Pelayanan Berbasis Teknologi

Dalam pelayannya RS Bhayangkara juga menerima pasien yang tanggungannya menggunakan BPJS Kesehatan dan juga pasien dengan penanggungan Jasa Raharja khususnya bagi pasien yang mengalami kecelakaan lalu lintas.

Menurutnya, selama ini dalam memberikan pelayanan baik BPJS Kesehatan dan juga Jasa Raharja berjalan baik dan bersama-sama berkomitmen memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya.

“Sekarang RS Bhayangkara menuju Green Hospital Berbasis Teknologi yakni bagaimana situasi di RS ini kelihatan seperti taman, seperti hotel  dan semua data berbasisi teknologi yang tidak lagi menggunakan kertas,” ujarnya.

Pihaknya sedang mendesain satu aplikasi, yang nantinya pada aplikasi tersebut masyarakat bisa mengakses berbagai pelayanan kesehatan di RS Bhayangkara Jayapura baik itu agenda kontrol dan juga catatan kesehatan setiap pasien.

“Kami juga mengagendakan penambahan ruangan yang akhir tahun ini selesai. Mudah-mudahan kami bisa merubah image RS bhayangkara sehingga masyarakat tidak takut untuk berobat,”tambahnya.

Dirinya menegaskan bahwa RS Bhayangkara Jayapura selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan maksimal sehingga pihaknya terus berupaya keras untuk bisa menciptakan rumah sakit yang nyaman kepada masyarakat seperti hotel, taman dan mall.

Baca Juga :  Dor, Dalang Aksi Teror di Yahukimo Dilumpuhkan

“Inilah yang sedang kami upayakan terus-menerus. Sehingga nantinya masyarakat tidak perlu takut untuk berobat ke RS Bhyangkara. Kami mendapatkan banyak alat canggih dari mabes Polri dan kami tidak kalah bersaing dengan RS swasta yang ada di Kota Jayapura,” tambahnya.

Mengenai SDM, dr. Dedet mengatakan SDM yang dimiliki RS Bhayangkara Jayapura sangat mempuni dan selalu berkomitmen memberikan perawatan yang baik.

“Kami bersyukur bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terus bertambah dan ini terbukti dengan banyaknya kunjungan masyarakat umum,” sambungnya.

Ditambahkan, dalam waktu dekat RS Bhayangkara Jayapura berencana menggelar operasi bibir sumbing secara gratis kepada masyarakat yang akan dilakukan pada tanggal 15 Juni 2022. Terkait dengan kegiatan ini, masyarakat sudah bisa melakukan pendaftaran dan oprasinya akan lakukan di RS Bhayangkara,” tutupnya. (gin/nat)

60 Persen Pasien RS Bhayangkara Masyarakat Umum

JAYAPURA-Program Ngopi Bareng Redaksi Cenderawasih Pos kali ini menghadirkan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara TK 3 Jayapura, Kompo dr. Dedet Steavano M.ked(OG) SpOG. Dimana yang menjadi pembahasan kali ini tentunya seputaran pelayanan RS Bhayangkara yang telah melayani masyarakat Papua selama 18 tahun.

“Kita baru saja berulang tahun ke 18 kemarin dan dengan semangat ulang tahun kita berkomitmen memberikan pelayanan yang lebih maksimal dan tentunya semakin baik untuk membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat Papua,” ucap dr. Dedet mengawali perbincangan di program Ngopi Bareng Redaksi yang dapat disaksikan di channel youTube Cepos TV, Kamis (19/5).

Karumkit Dedet menyebutkan bahwa saat ini pasien yang dirawat rata-rata adalah dari masyarakat umum dengan persentasenya 60 persen masyarakat umum yang benar-benar keluarganya tidak ada kaitannya dengan anggota Polri.

“Kami tidak pernah membedakan pasien Kepolisian dan juga masyarakat. Bahkan masyarakat lebih kami utamakan dalam memberikan pelayanan yang semaksimal mungkin,” tuturya.

Baca Juga :  Sistem Pengamanan RSUD Merauke Dinilai Buruk 

Dalam pelayannya RS Bhayangkara juga menerima pasien yang tanggungannya menggunakan BPJS Kesehatan dan juga pasien dengan penanggungan Jasa Raharja khususnya bagi pasien yang mengalami kecelakaan lalu lintas.

Menurutnya, selama ini dalam memberikan pelayanan baik BPJS Kesehatan dan juga Jasa Raharja berjalan baik dan bersama-sama berkomitmen memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya.

“Sekarang RS Bhayangkara menuju Green Hospital Berbasis Teknologi yakni bagaimana situasi di RS ini kelihatan seperti taman, seperti hotel  dan semua data berbasisi teknologi yang tidak lagi menggunakan kertas,” ujarnya.

Pihaknya sedang mendesain satu aplikasi, yang nantinya pada aplikasi tersebut masyarakat bisa mengakses berbagai pelayanan kesehatan di RS Bhayangkara Jayapura baik itu agenda kontrol dan juga catatan kesehatan setiap pasien.

“Kami juga mengagendakan penambahan ruangan yang akhir tahun ini selesai. Mudah-mudahan kami bisa merubah image RS bhayangkara sehingga masyarakat tidak takut untuk berobat,”tambahnya.

Dirinya menegaskan bahwa RS Bhayangkara Jayapura selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan maksimal sehingga pihaknya terus berupaya keras untuk bisa menciptakan rumah sakit yang nyaman kepada masyarakat seperti hotel, taman dan mall.

Baca Juga :  Pembahasan Revisi UU Otsus Sudah Final

“Inilah yang sedang kami upayakan terus-menerus. Sehingga nantinya masyarakat tidak perlu takut untuk berobat ke RS Bhyangkara. Kami mendapatkan banyak alat canggih dari mabes Polri dan kami tidak kalah bersaing dengan RS swasta yang ada di Kota Jayapura,” tambahnya.

Mengenai SDM, dr. Dedet mengatakan SDM yang dimiliki RS Bhayangkara Jayapura sangat mempuni dan selalu berkomitmen memberikan perawatan yang baik.

“Kami bersyukur bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terus bertambah dan ini terbukti dengan banyaknya kunjungan masyarakat umum,” sambungnya.

Ditambahkan, dalam waktu dekat RS Bhayangkara Jayapura berencana menggelar operasi bibir sumbing secara gratis kepada masyarakat yang akan dilakukan pada tanggal 15 Juni 2022. Terkait dengan kegiatan ini, masyarakat sudah bisa melakukan pendaftaran dan oprasinya akan lakukan di RS Bhayangkara,” tutupnya. (gin/nat)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/