Monday, February 23, 2026
27.2 C
Jayapura

Pantai Base G Kiri Minta Korban

Dua Pemuda Tenggelam, Satu Ditemukan Meninggal

JAYAPURA-Dua pemuda dilaporkan terseret arus saat berenang di Pantai Base G, Kota Jayapura, Rabu (18/2) siang. Satu korban, Charles Kilungga, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Anton, menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WIT. Saat itu, dua korban yakni Virgo Komba (27) dan Charles Kilungga berenang di kawasan Pantai Base G sebelah kiri bersama rekan-rekannya.

Ketika sedang berenang, Virgo Komba terseret arus laut. Melihat kejadian tersebut, Charles Kilungga berusaha memberikan pertolongan. Namun nahas, keduanya justru ikut terseret arus deras.

“Upaya pertolongan sempat dilakukan oleh rekan korban dan masyarakat sekitar namun tidak membuahkan hasil. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura untuk mendapatkan bantuan SAR,” ujarnya.

Baca Juga :  Seorang Warga Binaan Lapas Merauke Melarikan Diri

Tim SAR gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WIT dan langsung melakukan pencarian. Pada pukul 15.45 WIT, tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan pencarian dengan metode penyelaman, sedangkan SRU kedua menyisir permukaan laut menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas dan speed boat milik Polairud.

Dua Pemuda Tenggelam, Satu Ditemukan Meninggal

JAYAPURA-Dua pemuda dilaporkan terseret arus saat berenang di Pantai Base G, Kota Jayapura, Rabu (18/2) siang. Satu korban, Charles Kilungga, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Anton, menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WIT. Saat itu, dua korban yakni Virgo Komba (27) dan Charles Kilungga berenang di kawasan Pantai Base G sebelah kiri bersama rekan-rekannya.

Ketika sedang berenang, Virgo Komba terseret arus laut. Melihat kejadian tersebut, Charles Kilungga berusaha memberikan pertolongan. Namun nahas, keduanya justru ikut terseret arus deras.

“Upaya pertolongan sempat dilakukan oleh rekan korban dan masyarakat sekitar namun tidak membuahkan hasil. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura untuk mendapatkan bantuan SAR,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Diminta Sukseskan Tahapan Pemilu

Tim SAR gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WIT dan langsung melakukan pencarian. Pada pukul 15.45 WIT, tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan pencarian dengan metode penyelaman, sedangkan SRU kedua menyisir permukaan laut menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas dan speed boat milik Polairud.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya