Tuesday, January 20, 2026
28.1 C
Jayapura

Papua Kekurangan Dokter Bidan Spesialis

JAYAPURA – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Papua dr. Nickanor Kaladius Reumi Wonatorey, Sp.U menyebutkan bahwa IDI Wilayah Papua memiliki 1.647 dokter. Meski begitu jumlah ini kata dr. Nickanor masih berbanding jauh jika dibandingkan dengan jumlah penduduk di wilayah Papua yang totalnya 4,58 juta jiwa.

“Total seluruh penduduk di wilayah Papua sebanyak 4,58 juta jiwa. Untuk Provinsi Papua sebanyak 1,10 juta jiwa, Papua Tengah kurang lebih 1,47 juta, Papua Pegunungan 1,47 juta dan Papua Selatan 0,54 juta,” ungkapnya.

Sebutnya, standar rasio Dokter menurut kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) yakni satu (1) dokter berbanding 1.000 penduduk. Hal yang sama juga diterapkan nasional (Kemenkes RI – RPJMN), termasuk dokter umum & dokter spesialis.

Baca Juga :  Bicara Investasi dan Hak Masyarakat Adat Harus Berkeadilan

Ironisnya jumlah dokter di Papua masih tergolong kurang. Jika mengunakan perhitungan tersebut (rasio 1 : 1.000 jiwa per dokter). Atau jika di rumuskan akan menjadi jumlah jiwa di Papua (4.580.000) ÷ 1.000 per dokter.

Maka hasilnya adalah 4.580 dokter. “Artinya Papua masih membutuhkan kurang lebih 4.580 dokter. Jumlah ini sangat jauh jika dibandingkan dengan jumlah dokter yang tergabung dalam organisasi resmi IDI saat ini yakni hanya berjumlah 1.647 dokter.

Lebih lanjut ia mengatakan berdasarkan data, jumlah dokter terbanyak yang tergabung dalam IDI wilayah Papua saat ini berada di Timika dengan total sebanyak 312 dokter kemudian disusul Kota Jayapura.

“Terbanyak di IDI cabang Timika dengan jumlah sebanyak 312 dokter, kemudian di susul IDI Cabang Kota Jayapura sebanyak 300 dokter. Yang paling sedikit IDI Cabang Sarmi dengan jumlah 24 dokter,” ungkap dr. Nickanor dalam keterangan tertulisnya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (16/1).

Baca Juga :  Antibodi Makin Kuat, Siap Bergulat Melawan Covid-19

Adapun rincian jumlah dokter yang tergabung dalam organisasi resmi IDI wilayah Papua saat ini (2026) sebagai berikut; IDI Cabang Kota Jayapura (300) dokter, IDI Cabang Kab Jayapura (150) dokter, IDI Cabang Sarmi (24), IDI Cabang Yapen Waropen (65 dokter), IDI Cabang Biak Supiori (107) dokter, IDI Cabang Nabire (224), dokter, IDI Cabang Timika (312) dokter, IDI Cabang Jayawijaya (158) dokter, IDI Cabang Merauke (218 dokter), IDI Cabang Asmat (51) dokter dan IDI Cabang Boven Digoel (47) dokter.

JAYAPURA – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Papua dr. Nickanor Kaladius Reumi Wonatorey, Sp.U menyebutkan bahwa IDI Wilayah Papua memiliki 1.647 dokter. Meski begitu jumlah ini kata dr. Nickanor masih berbanding jauh jika dibandingkan dengan jumlah penduduk di wilayah Papua yang totalnya 4,58 juta jiwa.

“Total seluruh penduduk di wilayah Papua sebanyak 4,58 juta jiwa. Untuk Provinsi Papua sebanyak 1,10 juta jiwa, Papua Tengah kurang lebih 1,47 juta, Papua Pegunungan 1,47 juta dan Papua Selatan 0,54 juta,” ungkapnya.

Sebutnya, standar rasio Dokter menurut kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) yakni satu (1) dokter berbanding 1.000 penduduk. Hal yang sama juga diterapkan nasional (Kemenkes RI – RPJMN), termasuk dokter umum & dokter spesialis.

Baca Juga :  Kabur dari RS, Pasien Covid-19 Sembunyi di Plafon Asrama

Ironisnya jumlah dokter di Papua masih tergolong kurang. Jika mengunakan perhitungan tersebut (rasio 1 : 1.000 jiwa per dokter). Atau jika di rumuskan akan menjadi jumlah jiwa di Papua (4.580.000) ÷ 1.000 per dokter.

Maka hasilnya adalah 4.580 dokter. “Artinya Papua masih membutuhkan kurang lebih 4.580 dokter. Jumlah ini sangat jauh jika dibandingkan dengan jumlah dokter yang tergabung dalam organisasi resmi IDI saat ini yakni hanya berjumlah 1.647 dokter.

Lebih lanjut ia mengatakan berdasarkan data, jumlah dokter terbanyak yang tergabung dalam IDI wilayah Papua saat ini berada di Timika dengan total sebanyak 312 dokter kemudian disusul Kota Jayapura.

“Terbanyak di IDI cabang Timika dengan jumlah sebanyak 312 dokter, kemudian di susul IDI Cabang Kota Jayapura sebanyak 300 dokter. Yang paling sedikit IDI Cabang Sarmi dengan jumlah 24 dokter,” ungkap dr. Nickanor dalam keterangan tertulisnya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (16/1).

Baca Juga :  TPN OPM Akui Beli Senjata dan Amunisi Dibantu Dana Desa

Adapun rincian jumlah dokter yang tergabung dalam organisasi resmi IDI wilayah Papua saat ini (2026) sebagai berikut; IDI Cabang Kota Jayapura (300) dokter, IDI Cabang Kab Jayapura (150) dokter, IDI Cabang Sarmi (24), IDI Cabang Yapen Waropen (65 dokter), IDI Cabang Biak Supiori (107) dokter, IDI Cabang Nabire (224), dokter, IDI Cabang Timika (312) dokter, IDI Cabang Jayawijaya (158) dokter, IDI Cabang Merauke (218 dokter), IDI Cabang Asmat (51) dokter dan IDI Cabang Boven Digoel (47) dokter.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya