Tidak hanya itu, pelaku DM juga minta korban untuk ikut bersamanya ke rumahnya di Kampung Yoka. Alasannya agar Korban mengetahui sosok pelaku.
Sambil tarik motor korban pelaku ini mengatakan “Kamu (Korban) harus ke rumah saya supaya kamu tau saya itu siapa?,” terang Kapolsek menirukan perkataan pelaku.
Ketika itu, korban bersikukuh tidak mengikuti permintaan pelaku, sehingga korban menahan motornya yang hendak dibawa pelaku ke rumahnya di Kampung Yoka
“Saat keduanya tarik menarik motor milik korban, pelaku TM melintas di TKP, karena melihat itu, pelaku TM kemudian turun dari motornya dan langsung menendang tulang rusuk korban, sehingga korban melarikan diri ke arah jembatan di belakang Expo Waena,” ungkap Kapolsek.
Tidak berselang lama, usai ketiganya bercekcok, massa sekitar 50 orang dengan menggunakan sepeda motor dari Kampung Yoka tiba di pangkalan ojek, dan langsung melakukan pengrusakan pangkalan ojek dan motor milik korban.
“Mendengar informasi itu, anggota kami dari Polsek Heram datangi TKP, kemudian langsung menenangkan masa, sementara korban langsung mengamankan dirinya ke Polsek Heram, tapi karena rutan Polsek Heram sedang penuh, sehingga korban kami amankan di Rutan Polresta Kota,” ujar Kapolsek. (*)