“Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polresta Jayapura, BPBD, Keluarga dan masyarakat saatini masih melakukan pencarian terhadap korban,” tutupnya. Lokasi penambangan di Polimak Gajah Putih maupun di Jalur Kali Ajendam sebelumnya sudah pernah didatangi walikota. Ketika itu Abisai Rollo telah mengingatkan untuk tidak lagi melakukan aktifitas pendulangan atau penambangan.
Pasalnya kegiatan pendulangan itu belum mengantongi ijin dan dianggap cukup berbahaya serta dampaknya merusak lingkungan. Abisai Rollo ketika itu secara tegas meminta untuk segera dihentikan namun nyatanya hingga kini kegiatan penambangan masih berlanjut. Cenderawasih Pos yang sempat mendatangi lokasi juga mendapati bahwa dampak dari penambangan liar ini ternyata membuat banyak lobang besar dan mengganggu struktur tanah. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
“Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polresta Jayapura, BPBD, Keluarga dan masyarakat saatini masih melakukan pencarian terhadap korban,” tutupnya. Lokasi penambangan di Polimak Gajah Putih maupun di Jalur Kali Ajendam sebelumnya sudah pernah didatangi walikota. Ketika itu Abisai Rollo telah mengingatkan untuk tidak lagi melakukan aktifitas pendulangan atau penambangan.
Pasalnya kegiatan pendulangan itu belum mengantongi ijin dan dianggap cukup berbahaya serta dampaknya merusak lingkungan. Abisai Rollo ketika itu secara tegas meminta untuk segera dihentikan namun nyatanya hingga kini kegiatan penambangan masih berlanjut. Cenderawasih Pos yang sempat mendatangi lokasi juga mendapati bahwa dampak dari penambangan liar ini ternyata membuat banyak lobang besar dan mengganggu struktur tanah. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q