Kereta Api akan Masuk Papua

JAYAPURA-Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, melakukan pertemuan dengan jajaran direksi PT Kereta Api Indonesia guna membahas rencana pembangunan kereta api di Papua. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam mewujudkan konektivitas antarwilayah, sebagaimana yang telah dijanjikan kepada masyarakat Papua.

Wacana pembangunan jalur kereta api sendiri sudah terdengar ada sejak zaman Gubernur Papua almarhum Lukas Enembe dan Wakilnya Klemen Tinal. Namun ketika itu belum terealisasi dan kali ini lebih diseriusi.

Saat itu, mereka meminta pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo segera meralisasikan pembangunan kereta api di bumi cenderawasih.

Menurut Klemen, kereta api sangat dibutuhkan oleh masyarakat Papua untuk bisa berpergian. Gubernur Papua, Matius D Fakhiri menegaskan bahwa pembahasan dengan Direktur Utama KAI merupakan bagian dari tahapan awal untuk menghadirkan transportasi darat modern di Papua.

Baca Juga :  Baleg Setujui RUU Papua Barat Daya Jadi Usul Inisiatif DPR

“Kehadiran kereta api di wilayah timur Indonesia itu juga tidak lepas dari perhatian pemerintah pusat, khususnya Prabowo Subianto,” terangnya, di Jakarta, Selasa (14/4) malam. Menurut Fakhiri, meskipun rencana awal pembangunan kereta api hanya mencakup rute Kota Jayapura hingga Kabupaten Jayapura, hal tersebut merupakan pijakan penting dalam mewujudkan impian besar masyarakat Papua dan bakal merata di seluruh Papua.

“Semoga proyek ini dapat menjadi awal dari pengembangan jaringan transportasi yang lebih luas, sehingga mampu meningkatkan konektivitas dan mempercepat pembangunan di Papua. Kereta api juga bukan hanya transportasi untuk masyarakat akan tetapi bakal dijadikan akutan serta mobilisasi barang nantinya,” ujarnya.

JAYAPURA-Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, melakukan pertemuan dengan jajaran direksi PT Kereta Api Indonesia guna membahas rencana pembangunan kereta api di Papua. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam mewujudkan konektivitas antarwilayah, sebagaimana yang telah dijanjikan kepada masyarakat Papua.

Wacana pembangunan jalur kereta api sendiri sudah terdengar ada sejak zaman Gubernur Papua almarhum Lukas Enembe dan Wakilnya Klemen Tinal. Namun ketika itu belum terealisasi dan kali ini lebih diseriusi.

Saat itu, mereka meminta pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo segera meralisasikan pembangunan kereta api di bumi cenderawasih.

Menurut Klemen, kereta api sangat dibutuhkan oleh masyarakat Papua untuk bisa berpergian. Gubernur Papua, Matius D Fakhiri menegaskan bahwa pembahasan dengan Direktur Utama KAI merupakan bagian dari tahapan awal untuk menghadirkan transportasi darat modern di Papua.

Baca Juga :  Kejurnas di Lampung, Pabersi Papua Kirim 8 Atlet

“Kehadiran kereta api di wilayah timur Indonesia itu juga tidak lepas dari perhatian pemerintah pusat, khususnya Prabowo Subianto,” terangnya, di Jakarta, Selasa (14/4) malam. Menurut Fakhiri, meskipun rencana awal pembangunan kereta api hanya mencakup rute Kota Jayapura hingga Kabupaten Jayapura, hal tersebut merupakan pijakan penting dalam mewujudkan impian besar masyarakat Papua dan bakal merata di seluruh Papua.

“Semoga proyek ini dapat menjadi awal dari pengembangan jaringan transportasi yang lebih luas, sehingga mampu meningkatkan konektivitas dan mempercepat pembangunan di Papua. Kereta api juga bukan hanya transportasi untuk masyarakat akan tetapi bakal dijadikan akutan serta mobilisasi barang nantinya,” ujarnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya