Sementara itu, aparat kepolisian juga terus melakukan pendataan terhadap barang-barang hasil penjarahan, terutama kendaraan milik warga yang hilang saat kerusuhan berlangsung. Hingga kini, sebanyak 35 kendaraan telah berhasil diamankan di wilayah Sentani Timur. Kendaraan tersebut ditemukan di sejumlah lokasi, mulai dari rumah warga hingga kawasan hutan di belakang permukiman warga. “Kami persilakan masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan untuk datang mengecek langsung dengan membawa dokumen kepemilikan. Nanti akan didata mana yang menjadi barang bukti dan mana yang bisa dikembalikan,” jelasnya.
Polda Papua juga mengimbau warga korban kehilangan agar segera membuat laporan resmi di Polres Jayapura guna mempermudah proses identifikasi dan pengembalian kendaraan. Dalam perkembangan penanganan kasus, sebelumnya polisi sempat mengamankan 32 orang untuk dimintai keterangan. Dari jumlah tersebut, 11 orang telah dipulangkan, sementara sisanya masih menjalani pemeriksaan intensif.
“Awalnya ada 32 orang diamankan. Sebagian sudah dipulangkan, kemudian berkembang menjadi sembilan tersangka. Tadi malam ada lagi penangkapan dua orang di sekitar Sentani,” katanya.
Selain menangani kasus kerusuhan stadion, aparat keamanan juga tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan pengibaran simbol atau bendera tertentu dalam rangkaian kejadian tersebut. Pihak kepolisian menyebut proses identifikasi terhadap oknum pelaku masih berlangsung. Penyidik juga masih mengkaji kemungkinan adanya unsur pidana, termasuk dugaan makar, berdasarkan alat bukti yang dikumpulkan.
“Semua masih dalam tahap penyelidikan dan analisis. Kami juga mengumpulkan bukti berupa foto dan video dari saksi-saksi di lapangan,” pungkas Gultom. (ana/rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Sementara itu, aparat kepolisian juga terus melakukan pendataan terhadap barang-barang hasil penjarahan, terutama kendaraan milik warga yang hilang saat kerusuhan berlangsung. Hingga kini, sebanyak 35 kendaraan telah berhasil diamankan di wilayah Sentani Timur. Kendaraan tersebut ditemukan di sejumlah lokasi, mulai dari rumah warga hingga kawasan hutan di belakang permukiman warga. “Kami persilakan masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan untuk datang mengecek langsung dengan membawa dokumen kepemilikan. Nanti akan didata mana yang menjadi barang bukti dan mana yang bisa dikembalikan,” jelasnya.
Polda Papua juga mengimbau warga korban kehilangan agar segera membuat laporan resmi di Polres Jayapura guna mempermudah proses identifikasi dan pengembalian kendaraan. Dalam perkembangan penanganan kasus, sebelumnya polisi sempat mengamankan 32 orang untuk dimintai keterangan. Dari jumlah tersebut, 11 orang telah dipulangkan, sementara sisanya masih menjalani pemeriksaan intensif.
“Awalnya ada 32 orang diamankan. Sebagian sudah dipulangkan, kemudian berkembang menjadi sembilan tersangka. Tadi malam ada lagi penangkapan dua orang di sekitar Sentani,” katanya.
Selain menangani kasus kerusuhan stadion, aparat keamanan juga tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan pengibaran simbol atau bendera tertentu dalam rangkaian kejadian tersebut. Pihak kepolisian menyebut proses identifikasi terhadap oknum pelaku masih berlangsung. Penyidik juga masih mengkaji kemungkinan adanya unsur pidana, termasuk dugaan makar, berdasarkan alat bukti yang dikumpulkan.
“Semua masih dalam tahap penyelidikan dan analisis. Kami juga mengumpulkan bukti berupa foto dan video dari saksi-saksi di lapangan,” pungkas Gultom. (ana/rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q