JAYAPURA – Media sosial di Papua Selatan beberapa hari terakhir dihebohkan dengan ditemukannya patung Bunda Maria yang berdiri di tengah jalan. Patung yang dihormati oleh umat Katholik itu terlihat berdiri di tengah jalan tepatnya di depan Kantor BPKAD, Kabupaten Mappi pada Selasa (10/3).
Ini sempat membuat warga di Mappi heboh dan mulai mengait-ngaitkan dengan unsur religi. Berbagai komentarpun muncul atas ditemukannya patung tersebut.
Terkait ini Polres Mappi langsung bergerak menelusuri apa yang sebenarnya terjadi, mengapa patung tersebut bisa berada di jalan. Kapolres Mappi Kompol Suparmin mengungkapkan bahwa Patung Bunda Maria ini diduga dibawa oleh seorang pria yang kondisinya kurang waras.
Patung tersebut juga milik sebuah klinik disekitar lokasi. “Kami sudah cek dan ternyata yang membawa patung ini diduga kurang waras. Patungnya milik Klinik Pancaran Kasih di Kepi,” jelas Suparmin.
Namun banyak komentar beragam di media sosial bahkan mengait-ngaitkan dengan isu religi. ‘’Di foto yang terjadi, kita jangan mau salahkan apalagi menuduh tanpa bukti. Sebaiknya doa masing- masing, serahkan semua kepada Tuhan, semoga ada kejadian ini bisa memuat kita sadar dan ada kedamaian buat kita semua di bumi ini,’’ komentar salah satu netizen.
JAYAPURA – Media sosial di Papua Selatan beberapa hari terakhir dihebohkan dengan ditemukannya patung Bunda Maria yang berdiri di tengah jalan. Patung yang dihormati oleh umat Katholik itu terlihat berdiri di tengah jalan tepatnya di depan Kantor BPKAD, Kabupaten Mappi pada Selasa (10/3).
Ini sempat membuat warga di Mappi heboh dan mulai mengait-ngaitkan dengan unsur religi. Berbagai komentarpun muncul atas ditemukannya patung tersebut.
Terkait ini Polres Mappi langsung bergerak menelusuri apa yang sebenarnya terjadi, mengapa patung tersebut bisa berada di jalan. Kapolres Mappi Kompol Suparmin mengungkapkan bahwa Patung Bunda Maria ini diduga dibawa oleh seorang pria yang kondisinya kurang waras.
Patung tersebut juga milik sebuah klinik disekitar lokasi. “Kami sudah cek dan ternyata yang membawa patung ini diduga kurang waras. Patungnya milik Klinik Pancaran Kasih di Kepi,” jelas Suparmin.
Namun banyak komentar beragam di media sosial bahkan mengait-ngaitkan dengan isu religi. ‘’Di foto yang terjadi, kita jangan mau salahkan apalagi menuduh tanpa bukti. Sebaiknya doa masing- masing, serahkan semua kepada Tuhan, semoga ada kejadian ini bisa memuat kita sadar dan ada kedamaian buat kita semua di bumi ini,’’ komentar salah satu netizen.