Di tempat yang sama, Ketua Komisi V Jack Komboi berharap, ada kebijakan yang diambil terkait dengan para mantan atlet untuk diberikan kesempatan paling tidak menjadi PNS.
“Ketika mereka membawa nama daerah, para atlet tersebut disanjung sanjung. Namun ketika mereka pensiun, seperti tidak ada perhatian untuk mereka. Jika mereka pernah membawa nama daerah dan negara, saya kira tidak perlu proses panjang mereka bisa menjadi PNS atau dapat bekerja di swasta. Baik itu BUMN atau lainnya,” pungkasnya.
Sementara itu Dekan FIK Uncen Prof.Dr.Tri Setyo Guntoro berharap pemerintah pusat melalui Menpora bisa membuat laboratorium sport sains, suatu laboratorium olahraga untuk menunjang prestasi para atlet maupun bakar bakat muda yang berpotensi menjadi atlet di semua Cabor di Papua, karena secara fasilitas sudah menunjang dengan baik, maka diharapkan di Papua ada laboratorium sport sains
“Kami minta dengan sangat untuk dibuatkan laboratorium sport sains di Papua khususnya di jayapura untuk pengembangan kemajuan olahraga dan pembinaan atlet untuk berprestasi dan ini direspon dengan positif oleh Wapres tentu ini akan ditindaklanjuti ke Menpora,”ucapnya
Ditambahkan, Prof Tri juga mengakui, jika pembangunan IKN presiden Jokowi membangun lapangan olahraga sepak bola maka di Papua juga sehingga laboratorium sport sains dibangun untuk riset calon scouting atlet, mentalen scouting atlet dan lainnya sehingga atlet bisa unggul di tingkat nasional.
Sementara itu, Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo mengaku, kehadiran Wapres ke Sentani, Kabupaten Jayapura, tentu ini hal yang luar biasa beliau Wapres datang tidak sekedar seremoni saja, di Kabupaten Jayapura telah memberikan bantuan alat ukur timbangan bayi di seluruh Posyandu dan akan memberikan alat USG untuk Puskesmas di Kabupaten Jayapura melalui Menkes RI yang telah berkunjung ke UPTD Puskesmas Harapan. (fia/dil/wen)